Hildi Dihadapan Mahasiswa ITB, Sukadana Banyak Bule

Kayong Utara

Editor Soetana hasby Dibaca : 1413

Hildi Dihadapan Mahasiswa ITB, Sukadana Banyak Bule
BERSAMA MAHASISWA ITB - Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid bersama mahasiswa Institut Teknik Bandung (ITB) usai kuliah umum, Senin (30/1). (SP/Ist)
SUKADANA, SP – Kabupaten Kayong Utara memiliki kekayaan bahari dan flora yang menjadi pusat penelitian bagi mahasiswa Alferd University, New York. Secara geografis, Kabupaten Kayong Utara potensial dikembangkan sebagai lokasi destinasi dan dunia usaha.

"Secara geografis, Kayong Utara menarik sekali. Sebelah timurnya Laut Selat Karimata yang kaya akan keindahan bawah lautnya, di daratan dipenuhi perbukitan yang berstatus Taman Nasional dan hutan lindung yang sering dijadikan pusat penelitian mahasiswa Alfred University. Makanya di Sukadana banyak bulenya," kata Bupati  Kayong Utara Hildi Hamid.

Hal itu dikatakan Hildi dalam kuliah umum Studi Rancangan Kota, Arsitektur Lanskap Kayong Utara di hadapan mahasiswa magister Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin (30/1) kemarin.

Sejak 2015, Pemkab Kayong Utara dan SAPPK ITB telah menjalin kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, studi percepatan pembangunan sektor wisata dan kawasan pesisir.

Kerja sama itu untuk mencari solusi penataan, perancangan kawasan wisata, dan arsitektur yang sejalan dengan kebijakan sektor dari pemerintah lokal.

Dikatakan Hildi, saat ini Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) memerlukan kajian akademik dan ilmiah untuk pertimbangan menurunkan status kawasan hutan yang dapat dikelola oleh pemerintah.

“Tidak kalah penting lagi adalah diperlukannya pendokumentasian penataan kawasan potensial paska Sail Selat Karimata untuk dilanjutkan pembangunannya," imbuh Hildi. (rel)

Baca Juga:
Kubu Raya Bangun 700 Hektar Hutan Jati Borneo
Oesman  Sapta, Atasi Tantangan Berat Bangsa Diperlukan Sikap Kenegarawanan
Sertifikasi Ustadz, Komisi V DPRD Kalbar Dukung Rencana Menteri Lukman