Anaknya Terjaring Razia, Ayah Ancam Arak Keliling Kampung

Kayong Utara

Editor Kiwi Dibaca : 366

Anaknya Terjaring Razia, Ayah Ancam Arak Keliling Kampung
DIAMANKAN – Sejumlah pasangan mesum diamankan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kayong Utara, setelah terjaring razia cipta kondisi, Sabtu (1/7) malam. SUARA PEMRED/MUHAMMAD ARIEF
SUKADANA, SP -  Merasa kesal terhadap anaknya yang terjaring razia oleh Sat Pol PP Kayong Utara Sabtu (1/7) malam. Seorang ayah mengancam akan menelanjangi dan mengarak anak gadisnya keliling kampung, jika terjaring kembali oleh Sat Pol PP.  

"Kalau sekali lagi kedapatan, nanti kita telanjangi dan kita arak bersama - sama saja anak saya ini, biar saya yang sendiri yang melakukannya," kesal seorang bapak dari salah satu wanita yang terjaring Operasi Cipta Kondisi saat dipanggil ke kantor Sat Pol PP untuk menjemput anaknya.   

Kekesalan ini pun ditimpal oleh ibu Mawar (nama samaran) yang juga ikut menjemput anaknya yang terjaring bersama dua pasangan lainnya yang kedapatan berdua- duaan  di tempat gelap. Dirinya terkejut, saat menerima telepon dari anaknya yang mengaku  berada di kantor Sat Pol PP karena terjaring dalam kegiatan rutin.    

"Anak saya ini katanya tidur tempat 'emboknya', tidak tahu saya kalau dia jalan bersama teman laki lakinya hingga larut malam kayak gini," timpalnya.    

Dirinya pun mengingatkan teman laki - laki anaknya yang masih sama - sama  pelajar untuk meminta izin jika ingin membawa anaknya dan tidak pulang hingga larut malam.    

"Jadi laki - laki itu mesti gentleman. Izin dulu, pasti saya izinkan kalau cuma mau jalan - jalan," katanya.   Kasi Penyidikan dan Penindakan Sat Pol PP Kayong Utara,  Ismail Uje mengatakan, kegiatan cipta kondisi ini dalam rangka penegakan Peraturan Daerah Nomor 03  Tahun 2013 tentang Ketertiban Umum yang rutin digelar.    

"Adapun kegiatan malam ini, kita melakukan  penyisiran di sekitar pantai dan menemukan dua pasangan dan satu pasangan kita jumpai di taman. Jadi total yang kita jaring ada tiga pasang," terangnya.    

Pasangan yang terjaring oleh anggota Sat Pol PP  hanya dilakukan pembinaan  untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.     "Kita panggil orangtuanya untuk menjemput anaknya. Kita buat surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi aktivitas berdua -  duaan di tempat gelap  di atas waktu yang tidak wajar," katanya.  

Selain menyisir lokasi Pantai Pulau Datok,  pihaknya juga melakukan razia di sejumlah penginapan yang ada di Sukadana.   "Kami juga melakukan penyelusuran di losmen - losmen, seperti di Losmen Sederhana, Losmen Kapuas, Losmen Lubuk Baji dan Losmen Anugerah. Namun, di penginapan tersebut kami tidak menemukan pasangan mesum," tutupnya. (ble/bob)