Kesal Ditilang Polisi, Oknum UPT Rusak Sistem Pengairan

Kayong Utara

Editor Kiwi Dibaca : 291

Kesal Ditilang Polisi, Oknum UPT Rusak Sistem Pengairan
Ilustrasi
SUKADANA, SP - Unit Pelayanan Teknis Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Kayong Utara berhasil mengamankan seorang warga yang dengan sengaja merusak sistem pengairan di Kota Sukadana, Kayong Utara, kemarin.   Akibat ulah warga tersebut, selama satu minggu air di Kota Sukadana tidak mengalir. Hal ini diungkapkan oleh Kepala UPT Air Bersih, Galih Tosan, yang mewakili Kepala Bidang Cipta Karya, Gunawan..   

Diterangkannya, pada minggu lalu, pihak UPT Air Bersih mendapat laporan dari masyarakat, bahwa air sudah tidak mengalir ke sejumlah pelanggan di Kota Sukadana.   

"Menindaklanjuti laporan masyarakat, kami langsung mengecek ke lapangan guna mencari penyebabnya. Pada saat kami menuju lokasi sumber air, kami menangkap basah oknum masyarakat yang sedang mematikan aliran air," terang Galih, Rabu (18/10).  

Dari temuan tersebut, lanjut galih, dirinya berkoordinasi dengan pihak Polres Kayong Utara untuk melakukan pengusutan lebih lanjut. Bersama Kepolisian pihak UPT Air Bersih Kayong Utara, langsung melakukan pemanggilan kepada oknum masyarakat tersebut, yang ternyata merupakan Pegawai Kontrak di UPT Air Bersih.

 "Oknum tersebut dimintai keterangannya oleh pihak Polres Kayong Utara. Dari hasil pemeriksaan awal dirinya mengakui memang sengaja melakukan hal tersebut, karena kesal kendaraan bermotor roda duanya ditilang polisi," ungkapnya.  

"Jadi oknum ini kesal, karena motornya kena tilang polisi. Akhirnya, dia matikan air yang mengalir ke asrama polisi dan rumah dinas Kapolres," tambah Galih.  

Hingga berita ini diturunkan, pihak UPT Air Bersih berkoordinasi dengan Kepolisian Resort Kayong Utara masih melakukan pengusutan lebih lanjut. (ble/bob)
   

Komentar