Langganan SP 2

Ngeri, Warga Penggal Anjing Diduga Rabies Usai Gigit Bocah

Kayong Utara

Editor Andrie P Putra Dibaca : 93

Ngeri, Warga Penggal Anjing Diduga Rabies Usai Gigit Bocah
DIGIGIT ANJING - Asep Wahyudin (13) saat menjalani perawatan medis di Puskesmas setelah digigit anjing.
SUKADANA,  SP - Asep Wahyudin (13), bocah Dusun Sumber Baru, Desa Telaga Arum, Kecamatan Seponti, Kabupaten Kayong Utara, dilarikan ke Puskesmas terdekat, setelah menjadi korban gigitan anjing rabies, kemarin.

"Setelah kaki kirinya digigit anjing rabies, korban langsung dibawa warga ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut dan diberi vaksin," ujar Kapolsek Seponti, IPTU Ahmad Husin.

Mendapat informasi tersebut, anggota Polsek Seponti berkerja sama dengan warga sekitar mencari anjing yang diduga terjangkit rabies tersebut, untuk kemudian dilumpuhkan dengan dipenggal.

“Setelah kita temukan, kita langsung lumpuhkan. Selanjutnya sesuai hasil koordinasi dengan petugas pencegahan penyebaran penyakit rabies, anjing tersebut dipotong pada bagian kepalanya sebagai sampel untuk dilakukan uji laboratorium di Balai Penelitian Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat,” katanya.

Atas kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Seponti Jaya, Brigadir Waluyo yang juga sebagai salah satu unsur pelaksana tugas vaksinator pengendalian penyebaran penyakit rabies di Kecamatan Seponti, berkesempatan untuk menyampaikan imbauan kepada warga agar berhati-hati.

“Supaya tidak ada korban lagi, kita telah imbau warga untuk berhati-hati dan waspada, serta proaktif  melaporkan kepada petugas setempat, jika menemukan hewan yang dicurigai rabies, agar cepat untuk ditangani,” tutupnya. (ble/bob)