Pemilik Minol di Kayong Utara Diancam Penjara 6 Bulan

Kayong Utara

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 253

Pemilik Minol di Kayong Utara Diancam Penjara 6 Bulan
DIPERIKSA - Tim Penyidik PNS Kabupaten Kayong Utara tengah memeriksa pemilik minuman beralkohol yang diamankan beberapa waktu lalu, Kamis (23/11). (SP/Arief)
SUKADANA, SP - Pemilik warung yang minuman beralkoholnya diamankan Satpol PP Kayong Utara, beberapa waktu lalu, diancam dikenakan sanksi kurungan selama 6 bulan dan atau denda Rp50 juta. 

"Itu sampai tahap pembuktian di Pengadilan," kata Penyidik PNS Kabupaten Kayong Utara, Ardiansyah, usai memeriksaan terhadap saksi di Kantor Satpol PP, Sukadana, Kamis (23/11). 

Proses hukum pasca penertiban warung penjual minol, dikatakannya sudah masuk pada tahap penyelidikan, nantinya akan dilakukan diskusi, dalam hal ini gelar perkara internal.

"Kalau nanti memang terbukti, bahwa barang yang diamankan ini secara sah miliknya pribadi, dan digunakan untuk kepentingan penjualan dan lain sebagainya, serta tanpa izin, status pemilik warung akan dinaikkan menjadi tersangka," kata Adiansyah.

Setelah jadi tersangka, tambahnya, nanti kasus ini akan dilimpahkan ke pengadilan. Selain itu, segala urusan dari awal, mulai penyidikan, sudah dikoordinasikan juga dengan pihak kepolisian Kayong Utara. 

Ditambahkan Ardi, saat ini pihaknya masih dalam tahap pendalaman, dari data dan laporan yang masuk, akan didalami. Untuk hari ini baru sampai tahap pemeriksaan saksi, yakni pemilik minol.

Ke depan, pihaknya berencana akan memanggil saksi-saksi lainnya. Dalam hal ini untuk memperkuat dan mempertegas duduk persoalan yang sebenarnya. 

"Untuk saat ini, kita belum bisa membeberkan hasil pemeriksaan," katanya.

Namun, sambungnya secara garis besar, yang bersangkutan pergunakan barang haram ini untuk keperluan acara adat istiadat. 

Pemilik minol, diakuinya sampai saat ini masih kooperatif dalam pemberian keterangan maupun informasi. Bahkan, yang bersangkutan juga mengakui bahwa barang haram tersebut memang miliknya. (ble/bob)