Pemda dan PKK Kayong Utara Gelar Lomba KB Kesehatan

Kayong Utara

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 96

Pemda dan PKK Kayong Utara Gelar Lomba KB Kesehatan
SAMBUTAN - Ketua Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kayong Utara, Diah Permata Hildi membuka lomba PKK KB Kesehatan di Desa Wonorejo, Kecamatan Seponti, kemarin. (HUMAS)
SUKADANA, SP - Pemerintah Kabupaten Kayong Utara bersama Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) menggelar lomba PKK KB Kesehatan tahun 2017 Kabupaten Kayong Utara. 

Kegiatan ini, sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk merubah persepsi, sikap pandang dan perilaku masyarakat di dalam menjalani kehidupan keluarga dan bermasyarakat, dengan terwujudnya kehidupan keluarga yang lebih maju, bahagia, sehat dan sejahtera.

"Kita wajib berperan aktif menanggulangi kemiskinan, melalui pelaksanaan program KB, kegiatan pelayanan terpadu(posyandu) bagi lansia dan balita, pendidikan dan kesehatan gratis, kesehatan reproduksi, penyuluhan makanan beragam berimbang dan bergizi serta pemanfaatan tanah perkarangan dalam penanaman Tumbuhan Obat Keluarga (Toga)" ucap Ketua TP PKK Kabupaten Kayong Utara, Diah Permata Hildi saat membuka Lomba PKK KB Kesehatan di Desa Wonorejo, Kecamatan Seponti, kemarin.

Lebih lanjut, Diah menjelaskan kegiatan lomba ini juga semata untuk meningkatkan pembinaan dan bimbingan pada masyarakat, sehingga dapat tercipta keluarga berkualitas dan masyarakat yang sehat, makmur dan sejahtera. 

"Adapun hal-hal yang menjadi penilaian pada lomba PKK KB Kesehatan yaitu meninjau kelayakan posyandu, lingkungan bersih dan sehat, perilaku hidup bersih dan sehat, dan penilaian Inspeksi Visual Asam Asetate Test (IVA Test), serta pelayanan pemasangan alat kontrasepsi,” tuturnya.

Kemudian Diah menegaskan, perlunya pemahaman KB Kesehatan dalam keluarga, melalui program keluarga berencana nasional ini, masyarakat akan dapat mengetahui pentingnya program dan layanan kesehatan, agar terjadi keseimbangan jumlah penduduk. 

Momentum kegiatan ini dapat membuka hati nurani masyarakat akan manfaat bagi kehidupan keluarga, baik itu pendidikan maupun ekonomi keluarga.

“Saya harap momentum ini dapat memberikan perhatian terhadap peran dan fungsi kita di dalam keluarga. Menjadi pondasi untuk menjalankan berbagai aspek kehidupan termasuk pendidikan dan ekonomi,” tutupnya. (hms/ble/bob)