Tahun Depan Pemdes Wajib Terapkan SISKEUDES

Kayong Utara

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 235

Tahun Depan Pemdes Wajib Terapkan SISKEUDES
APLIKASI - Pemerintah Desa diwajibkan menerapkan aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) dalam pengelolaan keuangan desa di tahun 2018 mendatang. (SP/Arief)
SUKADANA, SP - Pemerintah Kabupaten Kayong Utara  melalui Dinas sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (SP3APMD) mengingatkan Pemerintah Desa untuk menerapkan aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) dalam pengelolaan keuangan desa di tahun 2018 mendatang. 

“Mulai tahun 2018 nanti, kami tidak akan memberikan  rekomendasi APBDes desa maupun pelaporan – pelaporan yang masih  menggunakan sistem manual. Jadi singkat kata, untuk pencairan tahap 1 2018 nanti, formulasi APBDes harus sudah  menggunakan aplikasi SISKEUDES,” kata Kepala Dinas sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (SP3APMD, Masdar, kemarin.


Ia mengatakan, aplikasi sistem keuangan desa mengakomodir seluruh regulasi keuangan desa dan dirancang secara terintegrasi, mulai dari perencanaan sampai dengan pelaporannya. Secara umum, output aplikasi sistem keuangan desa adalah dokumen perencanaan, dokumen penganggaran, dokumen penatausahaan dan laporan-laporan tingkat desa dan tingkat kabupaten.

“Ini sebagai bentuk komitmen bersama kita, bahwa untuk menjamin penatausahaan dan pengelolaan keuangan desa ini benar – benar akurat. Saya berharap kepada aparatur pemerintahan desa berkaitan dengan operator SISKEUDES,  dimana tupoksi  Kaur Perencanaan sebagai operator penyusunan APBDes, sedangkan Kaur Keuangan sebagai operator penataan keuangan desa,” jelas Masdar.

Untuk itu, dirinya berharap kepada operator SISKEUDES baik bendahara sebagai penatausahaan keuangan desa maupun Kaur Perencanaan sebagai penyusun APBDes bisa menjalankan aplikasi tersebut sebaik mungkin. 

“Tolong sebagai operator jangan lupa untuk mencatat semua transaksi, karena masih  banyak kami temui di lapangan, laporan bendahara yang tidak cocok dengan kondisi di lapangan,” kata dia

Selain itu, dirinya juga mengingatkan kepada setiap desa untuk taat membayar pajak. baik pajak daerah maupun pajak yang wajib disetor ke kas Negara.

“Saya ingin mengingatkan kembali kepada desa untuk taat pajak, sebab itu akan nampak pada saat pelaporan bendahara dalam setiap  transaksi. Saya liat juga masih banyak desa yang masih telat dalam membayar pajak,” ungkapnya. (ble/bob)

Komentar