Kayong Utara Akan Datangkan 40 KK Transmigran

Kayong Utara

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 342

Kayong Utara Akan Datangkan 40 KK Transmigran
Ilustrasi. Net
SUKADANA, SP - Dinas Transmigrasi Kabupaten Kayong Utara, pada tahun 2018 kembali mendatangkan transmigran dari luar daerah. Demikian disampaikan Kepala Bidang Transmigrasi, Samijo, saat dijumpai di Gedung DPRD KKU, Sukadana, Senin (8/1).

Disebutkannya, para transmigran tersebut berjumlah 40 Kepala Keluarga (KK) dan akan ditempatkan di Tanjung Satai, Kecamatan Pulau Maya. 

"Jawa tengah 10, Yogyakarta 10, Jatim 10, Jabar 10. Ditambah 10 lagi dari TDS, Transmigrasi Daerah Setempat, atau transmigrasi titipan," kata Samijo menerangkan.

Ditambahkannya, lahan telah disediakan oleh Pemerintah Daerah Kayong Utara dan juga merupakan lahan yang berpotensi. Jika tidak ada halangan, pada akhir tahun 2018 sudah bisa menempati daerah tersebut. 

Namun, dengan adanya Program Pradipa yang baru dari Pemerintah Pusat, dia berharap mudah-mudahan pada bulan September atau Oktober sudah bisa diempati. Selain lahan, sarana-prasarana lainnya juga telah disediakan.

"Dari rumah, lahan, Jaduk dan Fasum (fasilitas umum) telah tersedia semuanya," tambahnya.

Dirinya berharap dengan terbukanya program transmigrasi di Kabupaten Kayong Utara, proses penyebaran penduduk, pemerataan ekonomi, peningkatan kesejahteraan bisa terwujud. 

"Jika para transmigran tersebut ingin merubah gaya hidupnya, menjadi lebih sejahtera, ya, jangan lagi pulang," tutup dia.

Sebelumnya sebanyak 51 Kepala Keluarga (KK) atau 196 jiwa warga transmigrasi dari berbagai daerah yang ikut dalam program transmigrasi sudah mulai berdatangan dan menepati rumah yang disediakan pemerintah, tepatnya di Dusun Semanai, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.

Mereka masuk secara bertahap dimulai tahap pertama tanggal 8 Desember 2016. Di tahap awal ini, sebanyak 25 KK dengan jumlah 96 jiwa. Sedangkan tahap kedua beberapa waktu lalu, dengan 26 KK dengan jumlah jiwa 100 jiwa. Dan direncanakan tahap ketiga atau tahap terakhir pada tanggal 24 Dsember 2016. Di tahap akhir ini sebanyak 24 KK dan jumlah jiwa belum diketahui.

Adapun warga transmigrasi dari luar ini, terdiri dari berbagai daerah. Diantaranya dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ada juga dari Bogor, Jawa Barat. Kemudian dari Lampung, Lombok, NTB dan sejumlah daerah lainnya. 

Sedangkan untuk trans lokal, direncanakan akan masuk setelah warga trans dari luar sudah masuk seluruhnya. Di pemukiman transmigrasi yang sekitar dua kilometer dari jalan provinsi Siduk-Sukadana ini terdapat sebanyak 150 KK dengan rincian 75 KK dari luar dan 75 KK dari warga lokal. (ble/ang)