Tahun ini RSUD KKU Difungsikan

Kayong Utara

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 221

Tahun ini RSUD KKU Difungsikan
DIBANGUN - Pengendara tengah melintas di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayong Utara. Bupati KKU, Hildi Hamid menargetkan pada tahun ini rumah sakit dapat beroperasi. (SP/Arief)

Hildi: Kebutuhan Mendesak Masyarakat


Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid
"Rumah Sakit sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Kayong Utara."

SUKADANA, SP - Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid menargetkan pada tahun ini Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) KKU sudah dapat melayani masyarakat.

"Rumah Sakit sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Kayong Utara," ujarnya, Senin (15/1).

Pada awalnya,  Hildi sempat memberikan masukan kepada dinas terkait,  dalam hal ini Dinas Kesehatan,  untuk tidak membangun rumah sakit terlalu cepat karena sumber daya manusia dan tenaga medis masih sangat terbatas. 

"Saya justru berpikiran, bahwa lebih baik kita meningkatkan pelayanan di Puskesmas setingkat dan pelayanan rumah sakit tipe  D, dari pada nanti kita membangun rumah sakit tapi pelayanannya setingkat Puskesmas," kata Hildi.

Tak ayal di masa kepemimpinannya, Hildi mencoba membangun beberapa Puskesdes di beberapa desa,  dan Puskesmas dengan kelengkapan rawat inap seperti rumah sakit layaknya. Namum waktu berjalan,  masyarakat sudah mulai membutuhkan pelayanan kesehatan dan sarana yang memadai,  sehingga banyak warga melakukan pengobatan keluar daerah, seperti ke Kabupaten Ketapang. 

"Waktu itu, kita mengupayakan program mendekatkan pusat kesehatan ini kepada masyarakat, sehingga pada tahun 2009 -  2013 kita banyak membangun Puskesdes Puskesdes dan Puskesmas. Kita buatkan ruangan rawat inap, tapi untuk saat ini,  masyarakat sudah bisa memilih pelayanan yang lebih dari pemerintah Kabupaten Kayong Utara," ungkapnya. 

Besarnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan ini, membuat Pemda harus memikirkan program jangka panjang. Di antaranya memberikan beasiswa kepada beberapa mahasiswa untuk mengambil kejurusan medis,  sehingga dapat mengisi Sumber Daya Manusia (SDM) di RSUD Kayong Utara. 

"Oleh karena itu, rumah sakit saat ini sudah menjadi kebutuhan. Saya bukan melihatnya ini sebuah prestasi kepala daerah, tapi kondisi sekarang rumah sakit menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat, sehingga beberapa tahun yang lalu kita mulai memikirkan para tenaga medis dan tenaga non medis untuk bekerja di rumah sakit," ungkapnya.

"Saat ini, banyak perawat dan bidan yang menjalani pelatihan, begitu juga mahasiswa. Kita juga telah bekerjasama dengan Poltekes Semarang," tambahnya. 

Dirinya juga menegaskan pada tahun 2018 rumah sakit yang dibangun sudah harus difungsikan. Ia khawatir,  jika terlalu lama difungsikan dapat menyebabkan kerusakan, baik bangunan serta sarana dan prasarana rumah sakit tersebut. 

"Sampai saat ini, kita telah mengurus persyaratan secara administratif, termasuk juga menyiapkan dokter - dokter spesialisnya, dengan komitmen insentif para dokter tersebut ditanggung pemerintah daerah Kayong Utara," tuturnya.


Fasilitas Sudah Memadai


Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan, Kabupaten Kayong Utara, Lukman Hakim mengatakan, Sumber Daya  Manusia (SDM), khususnya dokter spesialis yang merupakan asli putra daerah, diakuinya memang belum ada.

Namun dalam waktu dekat, Pemerintah Daerah, melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara akan menyiapkan SDM dari luar Kayong Utara untuk mengisi tenaga di Rumah Sakit Pratama KKU.

"SDM yang belum ada dokter spesialis, namun dalam waktu dekat akan kita usahakan. Bupati Hildi Hamid juga sudah melakukan konsultasi ke Kementerian Kesehatan," terang Lukman.

Menyangkut fasilitas yang saat ini dimiliki rumah Sakit, sambung Lukman, memang sudah cukup memadai untuk sekelas Rumah Sakit Pratama atau tipe D. (ble/bob)