FP3KKU Soroti Proyek Jalan Satai-Kamboja

Kayong Utara

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 111

FP3KKU Soroti Proyek Jalan Satai-Kamboja
Ilustrasi. Net
SUKADANA, SP - Ketua Forum Pengawal Pelaksanaan Pembangunan Kabupaten Kayong Utara (FP3KKU), Abdul Rani mempertanyakan kualitas proyek peningkatan ruas jalan Satai - Kamboja Kecamatan Pulau Maya yang dikerjakan dengan menggunakan APBD TA  2017, sebesar Rp3 miliar.

"Baru saja beberapa bulan dikerjakan  jalan beton tersebut sudah mulai ada timbul keretakan. Anehnya lagi, jalur jalan  beton bersegi petak memanjang  dibahu kiri kanan jalan yang lebarnya kurang lebih setengah meter itu fungsinya untuk apa?," Abdul Rani mempertanyakan. 

Dirinya menambahkan, baru kali ini dia  melihat perencanaan pembangunan jalan seperti ini. Dan Abdul Rani juga merasa heran dengan pembangunan seperti itu.

Sementara itu, Kasi Bina Marga yang juga sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kayong Utara, Mikrad Abdi  mengatakan, untuk volume kegiatan pelaksanaan sudah melebihi yang ditentukan. Selain itu, saat ini masih pada masa pemeliharaan, dengan jangka waktu enam bulan. 

"Jadi,  nanti di bulan tiga atau empat, dari PPK Dinas Pekerjaan Umum KKU akan turun untuk menuntut pemeliharaan. Kalau ada hal- hal perlu diperbaiki kita perbaiki," terang Mikrad.

Jadi, sambungnya kalau untuk ruas pembangunan jalan kiri dan kanan yang lebarnya kurang lebih setengah meter memanjang tersebut, karena  harga material disana lebih tinggi. Dan alasan keduanya, karena tidak pernah dilalui mobil. Jadi kalau menggunakan kendaraan bermotor lebih efektif.

"Kita akan melakukan perbaikan lagi jika ada terlihat kondisi jalan ada yang rusak, karena jaminan pemeliharaan masih ada enam bulan berlaku dan pelaksanaan harus maksimal untuk perbaiki itu. Efeknya, bisa berimbas kepada perusahaan atau di blacklist," tegas Mikrad Abdi. (ble/bob)