Mahasiswa Untan Gelar Seminar Daerah di KKU

Kayong Utara

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 174

Mahasiswa Untan Gelar Seminar Daerah di KKU
Ilustrasi. Net
SUKADANA, SP - Mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik, Universitas Tanjung Pura menggelar Seminar Daerah, di Aula Kantor Desa Sedahan Jaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Rabu (21/2).

Seminar yang mengambil tema "Teknologi Pengelolaan Sampah Dalam Pengembangan Ekowisata di Desa Sedahan Jaya" tersebut merupakan rangkaian kegiatan para mahasiswa terkait program Pengandian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) Mandiri.

Seminar yang dihadiri perwakilan dari penduduk desa setempat, terutama anak-anak muda juga dihadiri perwakilan dari Balai Taman Nasional Gunung Palung. 

Kiki Priyo Utomo, Dosen Teknik Lingkungan Untan, yang mendampingi mahasiswa mengatakan, ada berbagai cara yang dapat dilakukan masyarakat Sedahan Jaya terkait sampah, agar bisa menunjang ekowisata, yakni perlu ada Perdes untuk mengatur dalam hal penarikan retribusi yang akan dikenakan kepada wisatawan. 

"Tetapi yang konkrit, masyarakat Desa Sedahan Jaya punya peluang. Setiap wisatawan pada saat mereka berkunjung pasti membawa atau meninggalkan sampah. Masyarakat bisa memanfaatkan sampah tersebut. Misalnya pada saat wisatawan keluar dari deatinasi wisata tersebut, masyarakat bisa mengambilnya, kemudian mengolahnya," terang Kiki.

Selanjutnya, masyarakat juga bisa bekerjasama dengan Balai TNGP. Masyarakat bisa menjadi mitra Balai TNGP untuk menanggulangi sampah. 

"Masyarakat sudah semestinya bisa memaksimalkan pengelolaan sampah, hanya dengan memanfaatkan untuk di rumah sendiri. Misalnya membuat kursi meja dari bahan sampah botol plastik," sebutnya.

Teknologi pengelolaan sampah yang bisa diterapkan di Desa Sedahan Jaya, yakni jika sampahnya banyak, adalah dengan mencacah sampah plastik. Sebab sampah plastik yang diolah dengan dicacah tersebut sudah memiliki pangsa pasar dan harganya cukup tinggi.

"Namun, yang selalu menjadi persoalan adalah jumlah sampah palstik yang dicacah itu sedikit. Kebanyakan penampung mau membeli dengan berat minimal 5 ton," katanya. (ble/bob)