Bupati Kayong Utara Sampaikan LKPJ

Kayong Utara

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 202

Bupati Kayong Utara Sampaikan LKPJ
LAPORAN - Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) di depan Rapat Paripurna DPRD KKU, Selasa (27/3). (SP/Arief)
SUKADANA, SP - Pengelolaan keuangan daerah Kayong Utara tahun 2017 dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp809,22 miliar rupiah, dapat direalisasikan sebesar Rp768,76 miliar, atau secara komulatif mencapai 95 persen. 

Hal ini disampaikan Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid  pada Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) di depan Rapat Paripurna DPRD KKU, di Ruang Rapat Gedung DPRD KKU, Sukadana, Selasa (27/3). 

Pada kesempatan tersebut, Bupati mengatakan penyelenggaraan pemerintahan tahun 2017 merupakan tahun keempat pelaksanaan RPJMD 2013-2018 yang pada hakekatnya merupakan bagian dari upaya dan komitmen bersama untuk mewujudkan Kayong Utara maju sebagai kabupaten unggulan, dengan sumber daya manusia yang berakhlak mulia, sehat, cerdas dan sejahtera.

Dalam hal pengelolaan keuangan daerah, tercermin pada sisi pendapatan dan belanja daerah dari segi pendapatan daerah. Pada tahun 2017 dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp809,22 miliar, dapat direalisasikan sebesar Rp768,76 miliar, atau secara komulatif mencapai 95 persen. 

"Pencapaian target pendapatan ini ditunjang oleh seluruh komponen pendapatan, baik Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan maupun lain-lain pendapatan daerah yang sah," terang Hildi Hamid.

Capaian komponen (PAD) telah diupayakan secara maksimal, namun realisasinya belum mampu melampaui target, yaitu dari target Rp19,02 miliar, baru dapat terealisasi Rp12,80 miliar, atau mencapai 67,31 persen, dengan kontribusi sebesar 1,66 persen dari total pendapatan daerah.

Sementara itu, pada komponen dana perimbangan yang terdiri dari bagi hasil pajak dan bukan pajak, DAU serta DAK masih merupakan kontributor atau penyumbang terbesar dalam sumber pendapatan daerah, yaitu sebesar 97,35 persen. Realisasi dana perimbangan Rp748,45 miliar atau 97,73 persen dari target Rp965,85 miliar.

Sedangkan, untuk lain-lain pendapatan daerah yang sah, dari target Rp24,34 miliar, terealisasi sebesar Rp7,49 miliar atau 30,78 persen dengan kontribusi 0,97 persen.

"Kemudian, dari segi pengelolaan belanja daerah, kebijakan lebih diarahkan pada peningkatan belanja langsung atau publik dari pada menaikan belanja tidak langsung atau belanja aparatur. Dari anggaran yang ada, perbandingan peningkatan secara proporsional, anggaran belanja langsung lebih diutamakan kenaikannya, yaitu berupa program atau kegiatan yang manfaatnya langsung dapat dinikmati oleh masyarakat," papar Hildi.

Pada tahun 2017, diutarakannya dari anggaran belanja Rp828,50 miliar, dapat direalisasikan sebesar Rp775,07 miliar atau 93,55 persen yang terdiri dari belanja operasional, belanja modal dan belanja tak terduga, transfer bagi hasil pendapatan dan transfer bantuan keuangan. Belanja operasional dari target Rp458,46 miliar terealisasi sebesar Rp442,53 miliar atau 93,99 persen dengan proporsi terhadap total belanja 57,09 persen. 

"Belanja modal tahun 2017 yang dianggarkan sebesar Rp258,70 miliar dengan realisasi Rp275,23 miliar atau 93,99 persen dengan proporsi terhadap total belanja 35,51 persen. Sedangkan belanja tak terduga yang dianggarkan Rp1,87 miliar dan terealisasi Rp1.03 miliar atau 55,10 persen, dengan proporsi terhadap total belanja sebesar 0,13 persen," terangnya.

Sementara itu, transfer bagi hasil pendapatan 2017 yang dianggarkan Rp931,09 juta dengan realisasi Rp803,43 juta atau 86,29 persen dengan proporsi terhadap total belanja sebesar 0,10 persen, sedangkan transfer bantuan keuangan 2017 dianggarkan Rp92 miliar dengan realisasi Rp92 miliar atau 100 persen, dengan proporsi terhadap total belanja 11,86 persen.

"Secara umum kinerja APBD dapat dianggap berhasil, hal ini dikarenakan dukungan yang sangat besar dari DPRD Kabupaten Kayong Utara, terutama pelaksanaan Check and Balance pada sektor yang terkait, dengan pelayanan publik," pungkas Hildi.  (ble/bob)