Warga Sukadana Berebut Beli Gas Elpiji Tiga Kilo

Kayong Utara

Editor Andrie P Putra Dibaca : 76

Warga Sukadana Berebut Beli Gas Elpiji Tiga Kilo
Warga menyerbu gas tiga kilo di pangkalan. (SP/Bule)
SUKADANA, SP - Masyarakat Sukadana padati salah satu pangkalan gas, menunggu truk pengangkut Elpiji tiga kilo datang dari Kabupaten Ketapang, Senin (16/4).  Tak lebih dari sejam sejak kedatangan, gas tersebut langsung ludes terjual.

Narto (35) yang terlambat datang, terpaksa gigit jari karena tidak memperoleh gas Elpiji tersebut. Dirinya menyayangkan kurangnya stok gas yang ada di pangkalan tersebut. Dia meminta agar stoknya bisa ditambah, sehingga masyarakat dapat semuanya.

“Saya terlambat datangnya, ini juga info dari kawan. Katanya truk pengangkut gas sudah sampai di sini (Pangkalan,Red). Saya mau cari di tempat lain saja, mudah-mudahan masih ada stoknya,” katanya.

Sementara itu, Direktur PT Citra Inti Nusantara, Yan Andria mengakui tidak ada kelangkaan gas Elpiji tiga kilo di Kabupaten Kayong Utara. Pengiriman dan stok dari Kabupaten Ketapang masih normal, tidak ada kendala. Dirinya mensinyalir, mungkin karena adanya libur Isra Mikraj, masyarakat secara bersamaan kehabisan gas di rumah masing-masing.

“Alokasi yang diberikan normal, tidak ada pengurangan. Mungkin karena tingginya permintaan masyarakat pada waktu yang bersamaan. Masyarakat tidak perlu khawatir atau panik, karena persediaan gasnya normal,” ungkapnya.

PT Citra Inti Nusantara, merupakan mitra Pertamina yang tugasnya hanya mengantarkan gas dari SPBE yang berada di Kabupaten Ketapang, sampai ke pangkalan. Dari pangkalan inilah yang nantinya menyalurkan atau menjualnya kepada masyarakat. 

Dari pantauan di lapangan, meskipun stok yang datang langsung ludes diserbu masyarakat, namun tidak terjadi lonjakan harga. Gas Elpiji tiga kilo di pangkalan, dijual dengan harga Rp18.000 per tabungnya. (ble)