Diduga Sebar Kebencian, PNS Kayong Utara Dicokok Polisi

Kayong Utara

Editor Andrie P Putra Dibaca : 5581

Diduga Sebar Kebencian, PNS Kayong Utara Dicokok Polisi
FSA yang diamankan Polisi akibat dugaan ujaran kebencian. (ist)
SUKADANA, SP - Kepolisian Resor (Polres) Kayong Utara, mencokok seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial FSA yang diduga sebagai pelaku ujaran kebencian terkait unggahannya di media sosial soal aksi teror bom di Surabaya, Minggu (13/5). 

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan. 

"Yang bersangkutan masih dalam tahap pemeriksaan,” ujar Kasat Reskrim Polres Kayong Utara, AKP Denni Gumilar. 

Dalam unggahannya di akun Facebook, FSA menulis dengan maksud apa yang terjadi merupakan upaya memberi kesan buruk agama tertentu, agar dana program anti teror cair, dan isu 2019 ganti presiden tenggelam.

Di akhir unggahan, dia seakan menegaskan peristiwa pilu itu sebuah bentuk rekayasa yang dilakukan "bong". 

"Sadis lu, bong...rakyat sendiri lu hantam juga. Dosa besar lu...!!!" tulisnya mengakhiri unggahan. 

Warganet lantas mengunggah ulang unggahan itu dan menganggapnya sesuatu yang tidak selayaknya dilakukan lantaran bernada kebencian. Unggahan warganet itu pun disertai tangkapan layar unggahan FSA dan penelusuran identitasnya sebagai PNS. (bls)