Pelantikan Paslon Terpilih Direncanakan 20 September

Kayong Utara

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 181

Pelantikan Paslon Terpilih Direncanakan 20 September
Ketua KPU Kayong Utara, Rudi Handoko saat diwawancarai wartawan
SUKADANA, SP - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kayong Utara, Rudi Handoko menerangkan, tahapan Pilkada serentak usai pleno tingkat provinsi, adalah menunggu hasil penetapan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilkada.

Pada 23 Juli mendatang, Kepaniteraan MK meregistrasi semua permohonan Perselisihan Hasil Permohonan (PHP) ke dalam Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK) untuk Perkara PHP tersebut. 

"Setelah itu, Kepaniteraan MK akan menyampaikan surat kepada KPU bahwa permohonan PHP yang diajukan adalah sekian banyak permohonan dengan rincian daerah sekian," ucapnya, katanya Selasa (10/7).

Dengan dasar surat tersebut, KPU akan menyampaikan atau meneruskan kepada 31 KPU Provinsi dan KIP Aceh, serta 154 KPU dan KIP kabupaten/kota. 

"Dengan dasar Surat MK tersebut, Satuan Kerja yang tidak ada permohonan PHP ke MK, menetapkan Paslon terpilih. Hal ini sesuai dengan SK Mendagri terkait pengusulan pengesahan dan pelantikan kepala daerah terpilih yang salah satu dokumennya adalah surat keterangan tidak ada permohonan PHP di MK," jelasnya.

KPU KKU, akan bersiap dengan segala perkembangan informasi yang akan  disampaikan berdasarkan koordinasi dengan Kepaniteraan MK.

Di KKU sendiri, jika tak ada halangan, jadwal pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, pada tanggal 20 September 2018.  Ini sesuai dengan tahapan yang telah diatur pada UU Nomor 10 Tahun 2016.

"Tahap pertama direncanakan pelaksanaannya pada Kamis, 20 September 2018. Diikuti oleh daerah yang akhir masa jabatan bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota mulai Januari 2018 sampai dengan 20 September 2018," tutupnya. (ble/and)