Kamis, 30 Januari 2020


Effendi: Perlu Sinergisitas Pemangku Kepentingan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 65
Effendi: Perlu Sinergisitas Pemangku Kepentingan

Rakor – Wakil Bupati Kayong Utara, Effendi Ahmad membuka Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kayong Utara Tahun 2019 di Gedung Balai Nirmala, Rabu (4/12). ist

Pembangunan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional harus juga terintergerasi dalam pembangunan daerah, guna mewujudkan kedaulatan pangan, kemandirian pangan dan ketahanan pangan

Integerasi ketahanan pangan daerah sangat perlu dilakukan, mengingat pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama. Implementasinya perlu koordinasi dengan dinas dan pihak terkait, yaitu lembaga dan pemangku kepentingan yang tergabung dalam wadah dewan ketahanan pangan.

“Ini dilakukan agar dapat meningkatkan peran penting dalam mengarahkan, merumuskan dan mengawal implementasi kebijakan ketahanan pangan serta mendorong keikutsertaan masyarakat dalam penyelenggaraan ketahanan pangan dan mengevaluasi pelaksanaan program ketahanan pangan di Kayong Utara," kata Wakil Bupati Kayong Utara, Effendi Ahmad saat membuka Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kayong Utara Tahun 2019 di Gedung Balai Nirmala, Rabu (4/12).

Effendi berharap kepada dewan ketahanan pangan agar dapat merumuskan rencana-rencana kegiatan untuk tahun yang akan datang, serta berperan aktif mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh di Kayong Utara.

"Juga menciptakan iklim usaha kondusif agar berfungsinya sub sistem ketersediaan, distribusi, konsumsi pangan dan penganekaragaman pangan, serta keamanan pangan dan gizi secara sinergitas dan mampu meningkatkan pemberdayaan dan kemandirian masyarakat demi mewujudkan ketahanan pangan dan surplus beras di Kayong Utara yang berkelanjutan," harap Effendi.

Effendi juga ingin dalam hal ketersediaan pangan hendaknya pihak dewan ketahanan pangan sudah merumuskan agar kebijakan untuk pemenuhannya sejak dari perkiraan kebutuhan, kemampuan memproduksi sendiri dan kemungkinan pasokan bahan pangan dari luar daerah.

“Pendistribusiannya juga harus merata dan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat,” pungkasnya. (hms/jee)