Warga Sandai Ketapang Cemas Banjir Susulan

Ketapang

Editor Soetana hasby Dibaca : 659

Warga Sandai Ketapang Cemas Banjir Susulan
Ilustrasi
KETAPANG, SP – Meski debit air yang merendam sejumlah desa di Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, mulai surut sejak Kamis (24/11) malam. Namun, warga tetap cemas dengan banjir susulan.

Mereka juga berharap tidak ada lagi banjir, apalagi seperti banjir tahun lalu, ketinggiannya hampir 2 meter. “Kami berharap tidak ada banjir lagi. Apalagi kalau sampai banjirnya seperti tahun lalu,” ungkap Ahmadie warga Desa Sandai Kiri, Dusun Tangga Tanah, Kecamatan Sandai, Jumat (25/11).

Sejumlah desa di Sandai sejak Senin (21/11) lalu, digenangi air. Ketinggian air mencapai setengah meter. Banjir disebabkan air sungai di Kecamatan Sandai meluap, dan menggenangi wilayah Desa Sandai Kiri, Dusun Tebing Tinggi, Desa Muara Jekak, dan Desa Sandai Kanan.

“Alhamdulillah sudah mulai kering," kata Ahmadie.

Plh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ketapang Maryanto membenarkan kalau banjir di sejumlah desa sudah surut. Dikatakannya, akibat banjir, satu tanggul mengalami kerusakan.

"Info dari pihak terkait di sana banjir sudah surut, aktivitas sudah berjalan seperti biasa. Hanya saja terdapat  satu kerusakan tanggul Desa Istana,” kata dia.

Dia mengimbau warga segera memberikan informasi adanya banjir. "Informasi yang cepat sangat penting dalam pengambilan kebijakan penanggulangan bencana," tegas dia. (teo)