Senin, 23 September 2019


Korupsi Dana JKN, Kejari Ketapang Tetapkan Kepala Dinkes Sebagai Tersangka

Editor:

Soetana Hasby

    |     Pembaca: 2492
Korupsi Dana JKN, Kejari Ketapang Tetapkan Kepala Dinkes Sebagai Tersangka

Ilustrasi

KETAPANG, SP – Kejaksaan Negeri Ketepang menetapkan Kepala Dinas Kesehatan, HY, beserta Sekretaris Dinas Kesehatan Ketapang, UI, sebagai tersangka korupsi bantuan dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) periode 2014-2015, senilainya Rp 13 miliar.

Dana tersebut diperuntukkan sebagai bantuan kepada Puskesmas di wilayah Kabupaten Ketapang untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), sesuai Keputusan Presiden bantuan tersebut digunakan sekurang-kurangnya 60 persen. Juga untuk pelayanan kesehatan, seperti intensif tenaga dokter, perawat, apoteker.

Sedangkan 40 persen dari anggaran kapitasi JKN untuk operasional Puskesmas seperti belanja bahan habis pakai.

"Jadi, tujuan dana kapitasi untuk meningkatkan layanan kesehatan di Puskesmas untuk masyarakat," kata Kepala Kejaksaan Negeri Ketapang, Joko Yuhono, Jumat (9/12).

Namun, dalam praktik penyalurannya, penyidik Kejari Ketapang menemukan adanya pemotongan mencapai 5 persen yang dilakukan Dinas Kesehatan Ketapang.

Pemotongan, kata Joko, berdalih untuk dikelola. “Padahal sesuai Peraturan Presiden dana itu 100 persen hanya diperuntukan Puskesmas, tidak boleh dikelola pihak lain termasuk Dinkes. Di sinilah terjadi penyimpangannya,” tegas Joko.

Kajari juga membeberkan, dari penelusuran penyidik, diketahui dana hasil pemotongan 5 persen ternyata dibagi-bagikan.

"Jadi ada dana yang diterima Puskesmas hanya tersisa 55 persen, karena 5 persen disisihkan untuk Dinkes," tegasnya.

Dari pemeriksaan 28 saksi dan tiga saksi ahli, Kejaksaan akhirnya menetapkan HY dan UI sebagai tersangka.  Dalam kasus ini negara dirugikan sekitar Rp 500 juta.

Joko tak menampik akan adanya tersangka lain. "Kemungkinan ada tersangka lainnya," pungkas Joko. (teo)

Baca Juga:
Tak Ada Calon Kades, Pilkades Karang Daging Ditiadakan 
Demi Kelancaran Lalin, Tugu Bundaran Agoesdjam Dibongkar 
Kapal Bermuatan Pupuk Tenggelam di Perairan Kendawangan