Proyek Jalan dan Jembatan Pesaguan-Kendawangan Rp 52 M Dihentikan

Ketapang

Editor Soetana hasby Dibaca : 864

Proyek Jalan dan Jembatan Pesaguan-Kendawangan Rp 52 M Dihentikan
Ilustrasi
KETAPANG, SP – Proyek peningkatan struktur jalan dan jembatan Pesaguan-Kendawangan bernilai Rp 52 miliar dihentikan, sejak Rabu (21/12) pekan lalu. Pihak pengembang, PT. Deltamarga Adyatama menyatakan penghentian itu dikarenakan persoalan izin galian C, saat ini diselidiki Polres Ketapang.

"Padahal saat ekspos di Pemda dan penandatanganan SPK, kami sudah merasa mencantumkan izin tersebut," kata perwakilan PT. Deltamarga Adyatama, Agus Susanto, Selasa (27/12).

Dikatakan Agus, kalau tanah galian C yang digunakan untuk penimbunan lokasi pengerjaan proyek  berasal dari areal Yayasan At-Taqwa Kendawangan yang hibahkan yayasan untuk pembangunan masjid dan Pondok Pesantren Nurul Hidayah, di Dusun Sungai Gayam, Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan.

Anggaran peningkatan jalan dan jembatan Pesaguan-Kendawangan bersumber dari APBD Pemprov Kalbar 2016/2017. Masa pengerjaan 410 hari dengan masa pemeliharaan 365 hari.

Agus berharap Polres Ketapang memberikan memberikan kesempatan kepada kontraktor selama proses pengurusan izin g galian golongan C dilakukan agar pekerjaan penimbunan jalan dapat dilanjutkan.

"Karena masih banyak jalan berlubang yang harus segera ditutup. Pekerjaan pengaspalan juga sudah dimulai," pungkas Agus. (teo)

Baca Juga:
Polisi Langsung Tilang Truk Bermuatan Tanpa Penutup 
Muslimin: Jangan Nekat Melakukan Pungli

Wabup Kecewa Jalan Berlubang Hanya Ditimbun Kerikil Tanpa Diaspal