Kasus Korupsi Meningkat, Kajari Ketapang: Benar-Benar Melanggar Norma Kemanusiaan

Ketapang

Editor Soetana hasby Dibaca : 404

Kasus Korupsi Meningkat, Kajari Ketapang: Benar-Benar Melanggar Norma Kemanusiaan
DITAHAN - Masih mengenakan pakaian dinas, Kepala Dinkes Ketapang Heri Yulistio (insert) dan Sekretaris Dinas Kesehatan Urai Imran (menutup mata) ditahan Kejaksaan Negeri Ketapang, Rabu
KETAPANG, SP – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang Joko Yuhono menegaskan pengusutan kasus tindak pidana korupsi di Kabupaten Ketapang di tahun 2016 mengalami peningkatan dibanding tahun 2015.

“Tahun ini memang ada peningkatan,” ujar Kajari, Minggu (1/1).

Joko menyebutkan peningkatan pengusutan kasus korupsi karena adanya laporan masyarakat. Selain itu, Joko menegaskan Kejari Ketapang ingin mengujudkan Kabupaten Ketapang bebas dari budaya korupsi, terutama dalam pelaksanaan pembangunannya.

Dampak dari tindakan korupsi adalah masyarakat biasa.

"Kalau jalannya pembangunan tidak dilakukan dengan benar atau malah dikorupsi tentu yang rugi masyarakat karena tidak bisa menikmati hasil pembangunan dengan maksimal,” ujar Joko.

Dia mencontohkan, kasus korupsi bantuan untuk siswa di Sekolah Luar Biasa Negeri. “Itu yang rugi anak-anak yang secara fisik memiliki keterbatasan . Yang harusnya mendapatkan hak untuk sekolah malah dipotong bantuannya,” kata Joko.

 Kasus lain yang berdampak langsung kepada masyarakat, Joko membeberkan kasus dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kejari Ketapang sampai saat ini mengusut empat kasus korupsi.

“Empat kasus korupsi ini benar-benar melanggar norma kemanusiaan,” pungkas Joko. (teo)

Baca Juga:
Kapolda: TKA China di PT WHWAR Bukan Ribuan
Polda: Malam Pergantian Tahun di Kalbar Aman
Musibah Awal 2017, Kapal Feri Zahro Expres Terbakar, 23 Orang Meninggal