Desa Terisolir, Ongkos dari Desa ke Kecamatan PP Mencapai Rp 1,5 Juta

Ketapang

Editor sutan Dibaca : 968

Desa Terisolir, Ongkos dari Desa ke Kecamatan PP Mencapai Rp 1,5 Juta
JASA- Transportasi sungai yang dipergunakan masyarakat enam desa di Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang. (Ist)
KETAPANG, SP - Ribuan warga enam desa di Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang masih terisolir. Pasalnya, sampai saat ini belum ada akses jalan darat. Akibatnya,  masyarakat harus mengeluarkan biaya besar dengan menggunakan jasa transportasi sungai.

Hal tersebut disampaikan Ketua Perkumpulan Bihak Sakayuq, Sabinus Andi. Ia menganggap sejak dimekarkan dari Kecamatan Sandai 2004 silam, hingga saat ini Kecamatan Hulu Sungai sangat minim pembangunan.

"Jangankan bicara desa-desanya, di ibukota kecamatan yakni Menyumbung saja sampai sekarang belum menikmati fasilitas listrik, apalagi di desa-desanya," ungkapnya, Jum'at (24/2).

Menurutnya, persoalan paling utama yang harus menjadi fokus Pemda Ketapang yakni mengenai infrastruktur jalan, lantaran hal tersebut penting guna membuka keisolasian desa-desa di pedalaman Kecamatan Hulu Sungai.

Sabinus menyebutkan dari 12 desa yang ada, yang sudah bisa diakses jalan darat hanya enam desa yakni Desa Menyumbung, Desa Benua Krio, Desa Senduruhan, Desa Cinta Manis, Desa Sekukun dan Desa Riam Dadap.

"Enam desa lainnya yang belum terbuka akses jalannya Desa Lubuk Kakap, Desa Batu Lapis, Desa Beginci Darat, Desa Krio Hulu, Desa Kenyabur dan Desa Bengaras," terangnya.

Ia menjelaskan, akibat belum adanya infrastruktur jalan darat, masyarakat harus menggunakan transportasi sungai dengan biaya tinggi,  serta jarak tempuh mencapai satu hari satu malam untuk tiba di kota kecamatan. "Biayanya bisa berkisar Rp 1,5 juta pulang pergi, kan kasian masyarakat kita, bahkan akibat terisolir harga kebutuhan sembakopun menjadi mahal," ketusnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ketapang, Mahyudin mengatakan berkaitan dengan belum adanya akses jalan darat di enam desa Kecamatan Hulu Sungai, saat ini pihaknya telah melakukan Musrenbang tingkat Kecamatan.

"Untuk implementasinya kita lakukan secara bertahap untuk membangun akses Kecamatan Hulu Sungai, sejak tahun lalu untuk infrastruktur di hulu sungai ada. Tahun ini dan selanjutnya juga kita teruskan termasuk juga nanti untuk akses jalan-jalan enam desa tersebut, walaupun memang anggaran yang diperlukan cukup besar," akunya. (teo/bob)

Baca Juga:
Seorang Kakek Ditemukan Tewas di Atas Sajadah, Pegang Tasbih dan Buku Yasin 
Polisi Ringkus Delapan Pemerkosa, Tiga Pelaku Lainnya Masih Buron 
Angka Perceraian di Sambas Meningkat