Pemkab Ketapang Gelar Safari Ramadan di Kendawangan

Ketapang

Editor Kiwi Dibaca : 328

Pemkab Ketapang Gelar Safari Ramadan di Kendawangan
PK KETAPANG BERIKAN BANTUAN – Sekretaris Daera (Sekda) Kabupaten Ketapang, HM Mansyur menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Nurul Huda, di Dusun Batu Begendang, Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan
KETAPANG, SP – Pemerintah Kabupaten Ketapang kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan 2017. Kali ini rombongan pejabat pemerintahan mengunjungi Masjid Nurul Huda, Dusun Batu Begendang, Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan, kemarin. Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, HM Mansyur mengatakan, orang yang berpuasa adalah orang yang beriman yang tidak hanya menahan, lapar dan haus saja, melainkan turut serta peduli dengan lingkungan sekitarnya yang membutuhkan uluran tangan, seperti orang kurang mampu, fakir miskin.

"Orang beriman itu kepekaan sosialnya sangat tinggi, yakni membantu lingkungan sekitar kita yang kurang mampu. Rasa kasihan tersebut merupakan bukti hasil berpuasa," ucapnya.

Selain itu, menyambung tali silaturrahmi antara umat harus senantiasa terjaga dan terjalin dengan baik, termasuk yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam bentuk Safari Ramadan, Safari Natal, dan kegiatan kegiatan keagamaan lainnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Ketapang sangat terbantu untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya jamaah masjid dan umumnya kaum muslimin-muslimah secara langsung.

"Dalam kesempatan ini, pemerintah juga dapat menjelaskan kebijakan Pemkab Ketapang, serta bahan evaluasi tentang kegiatan pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan," ujar Sekda.

Selain melakukan silaturahmi dengan masyarakat, Pemkab Ketapang juga menyerahkan bantuan seperangkat alat sound system, dan beberapa gulung tikar untuk sajadah.
Menurutnya, bantuan untuk rumah ibadah yang diserahkan hendaknya dapat disyukuri dan diterima dengan baik. Jangan dilihat dari besar kecilnya nilai bantuan yang diberikan, tapi lihatlah bantuan itu merupakan kepedulian pemerintah yang dianggarkan dalam APBD Ketapang.

 "Bantuan pemerintah sangat terbatas. Untuk itu, peran masyarakat, perusahaan, swasta juga sangat diharapkan dalam membangun dan mengisi fasilitas, sarana dan prasarana penunjang rumah ibadah, sehingga kualitas manusia beriman berakhlaqul qarimah tetap terpelihara dengan baik," tutur Mansyur. (teo/bob/pk)