Dinas Lingkungan Hidup Periksa Sampel Limbah KFC

Ketapang

Editor Kiwi Dibaca : 585

Dinas Lingkungan Hidup Periksa Sampel Limbah KFC
SAMPEL - Petugas Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingungan Hidup melakukan pengecekan dan pengambilan sampel limbah di beberapa titik, di antaranya di KFC dan Dinas Kesehatan Ketapang, Selasa (11/7). SUARA PEMRED/THEO BERNADHI
KETAPANG, SP - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup mengecek limbah yang terdapat di beberapa titik di Jalan DI Panjaitan, Selasa (11/7). Pengambilan sampel tepatnya dilakukan di lingkungan restoran cepat saji KFC dan sekolah serta Kantor Dinas Kesehatan Ketapang.

Kasi Pengendalian dan Pemeliharaan Pencemaran Lingkungan, Arif Lukman mengaku, pengecekan dan pengambilan sampel limbah tersebut, merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan bau yang keluar dari selokan depan KFC dan Dinkes Ketapang.

"Berdasarkan laporan itu, kita lakukan pengecekan lapangan dan mengambil sampel limbah di got-got yang berada di lingkungan KFC dan Dinkes," ungkapnya, Selasa (11/7).

Selain mengambil sampel, pihaknya mencari sumber dari mana bau itu berasal. Pasalnya, ada beberapa titik yang berpotensi menimbulkan bau. Di antaranya, di sekitar lingkungan KFC dan warung bakso di kawasan tersebut.

"Untuk hasilnya, belum diketahui, karena akan kita uji dulu di Lab, yang jelas dari pantauan memang ada bau dari selokan-selokan ini," tegasnya.

Ia menambahkan, jika nanti hasil lab sudah keluar dan bisa memastikan dari mana sumbernya berasal, maka pihaknya akan memberikan teguran kepada pihak terkait dan meminta agar memperbaiki pengelolaan limbahnya.

"Namun sekarang kita belum bisa pastikan dari mana sumber bau ini, apalagi kalau dari keterangan staf KFC mereka sudah ada IPAL, tapi memang belum kita lihat langsung instalasinya," katanya.

Sementara itu, Kasi Penyehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja Dinas Kesehatan Ketapang, Nuhdi Arfarisy yang ikut serta dalam pengecekan tersebut memastikan kalau bau busuk bukan bersumber dari Dinas Kesehatan. Hal tersebut lantaran pihaknya tidak memiliki limbah domestik yang dibuang di selokan.

"Yang diperiksa tadi limbah keluar dari KFC, kalau tempat jual bakso belum diperiksa karena pemiliknya tadi tidak ada," ungkapnya.

Ia menegaskan, kalau Dinkes sendiri tidak memiliki limbah domestik yang dibuang di selokan lantaran ada tempat khusus tersendiri.

"Kalau Dinkes dipastikan tidak ada limbah domestik yang dikeluarkan," tegasnya.

Ia mengaku, akibat bau busuk tidak hanya pengendara yang melintas yang terganggu, melainkan juga para staf yang berada di Dinkes juga kerap mengeluhkan bau busuk tersebut.

Shift Leader KFC Ketapang, Catur Setiyoko saat diminta keterangan mengaku tidak memiliki wewenang dalam memberikan keterangan terkait hal ini, ia mengaku manajer KFC Ketapang saat ini sedang libur. (teo/bob)