Tim PSTMM Runner-Up Liga Pelajar

Ketapang

Editor Kiwi Dibaca : 354

Tim PSTMM Runner-Up Liga Pelajar
RAIH JUARA - Tim PSTMM U-16 Ketapang berhasil meraih juara kedua pada Liga Pelajar Piala Menpora di Kabupaten Sambas.
KETAPANG, SP - Meskipun berangkat dengan dana seadanya, yakni dari hasil sumbangan orang tua pemain dan donatur, Tim PSTMM U-16 berhasil memberikan penampilan terbaik. Berhasil meraih tiga kali kemenangan, satu kali hasil imbang dan meraih 10 poin. Tim PSTMM U-16 akhirnya finis diperingkat kedua hanya kalah selisih gol dari DK Putera perwakilan Sambas yang berhasil meraih peringkat pertama.

Dalam laga lanjutan Liga Pelajar Piala Menpora di Kabupaten Sambas, Tim PSTMM U-16 berhasil meraih hasil baik dengan menang 1-0 melawan GFKA perwakilan Sambas pada Minggu (20/8) dan menahan imbang DK Putra perwakilan Sambas dengan skor 0-0 serta meraih kemenangan 2-1 melawan Sintang. Terakhir mengkandaskan perlawanan Bengkayang 8-0 tanpa balas dalam laga yang digelar, Senin (21/8).

"Para pemain sudah menampilkan permainan yang terbaik, hasil yang diraih merupakan kerja keras, rasa optimis dan tentunya doa masyarakat Ketapang yang mendukung kami," ungkap Korda Liga Pelajar Ketapang, Debi, Senin (21/8) sore.

Tim PSTMM U-16 sempat memimpin klasemen, namun harus mengakhiri kompetisi di peringkat kedua, lantaran DK Putera perwakilan Sambas, pada laga terakhirnya melawan perwakilan Sambas lainnya yakni GKFA menang dengan skor telak.

"Poin kami sama-sama 10, hanya dia unggul satu gol dari kita. Ini sangat kita sayangkan, sebab di pertandingan terakhir tadi (senin sore-red) mereka bertemu sama-sama perwakilan Sambas, jadi seolah ada permainan," ketusnya.

Meskipun demikian, diakuinya masyarakat yang menyaksikan liga tersebut termasuk dari tim lainnya mengatakan, kalau Ketapang seharusnya keluar sebagai peringkat pertama dan mewakili Kalbar dalam Liga Pelajar Tingkat Nasional.

"Masyarakat dan tim dari Sintang mengakui kalau permainan kita bagus, dan layak keluar sebagai juara, tapi apapun hasilnya inilah yang terbaik yang bisa pemain berikan untuk mengharumkan nama Ketapang," ujarnya.

Iapun berharap dengan hasil ini, sepakbola Ketapang semakin diperhitungkan, terutama pada usia muda. Iapun berharap dukungan dari semua pihak agar para pemain bisa pulang ke Ketapang. Sampai saat ini, pihaknya masih keterbatasan dana untuk pulang dari Sambas ke Ketapang.

"Kita masih berharap bantuan dari semua pihak untuk biaya kepulangan yang masih kurang. Kepada orang tua murid, para donatur, awak media dan masyarakat Ketapang yang telah mendukung, kami ucapkan terimakasih," katanya.

Sementara itu, Bupati Ketapang, Martin Rantan saat ditanyai mengenai tidak adanya bantuan dari Pemda Ketapang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Ketapang kepada Tim PSTMM U-16, mengatakan kalau persoalan tersebut merupakan masa lalu.

"Mengenai tidak ada dukungan atau lainnya, kita bicara masa lalu, sekarang kita bangun lagi semua," terangnya saat jumpa pers pada acara Cargill Football Festival di Ketapang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Ketapang, Sahat Sirait saat ditanyai mengenai bentuk dukungan kepada Tim PSTMM U-16 mengatakan, hal tersebut sudah dijawab oleh Bupati dalam jumpa pers saat acara Cargill Football Festival sehingga tidak perlu lagi ditanyakan kepada dirinya.

"Tadi sudah dijawab pak Bupati, jadi jangan tanya itu lagi ke saya," katanya.

Ia menegaskan, kalau dirinya sudah menjelaskan, dalam DPA pihaknya memang tidak ada dianggarkan kegiatan tersebut, sehingga tidak bisa diberikan bantuan. Sedangkan saat disinggung apakah ada usaha untuk menggaet perusahaan yang ada di Ketapang, ia mengaku hal tersebut sudah direncanakan.

"Dari kemarin sudah saya jelaskan dalam DPA tidak ada dana itu. Kalau untuk kerjasama perusahaan sudah direncanakan, perusahaan diharapkan membina cabang olahraga," terangnya. (teo/bob)