Bupati: Awasi Penggunaan Gadget pada Anak

Ketapang

Editor Kiwi Dibaca : 289

Bupati: Awasi Penggunaan Gadget pada Anak
CINDERAMATA - Bupati Ketapang Martin Rantan menerima cindera mata dari anak-anak Ketapang pada peringan Hari Anak Nasional di Pendopo Bupati Ketapang, Sabtu (16/9).
KETAPANG, SP - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Ketapang, menggelar Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2017 di Pendopo Bupati Ketapang, Sabtu (16/9) pagi.

  
Acara ini mengusung tema "Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga" dengan pesan khusus "Saya Anak Indonesia, Saya Gembira". Bupati ketapang, Martin Rantan, SH dalam sambutannya mengatakan, peringatan HAN dilaksanakan dengan tujuan agar seluruh komponen bangsa Indonesia yaitu pemerintah, masyarakat, keluarga dan orang tua dapat bersama mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan rasa aman dan kasih sayang kepada anak.

 Terlebih saat ini masih marak kasus-kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi. "Saya mengimbau dan mengajak masyarakat memberikan perlindungan, rasa aman, kasih sayang kepada anak karena anak adalah penerus tongkat estafet kita, kelak anak-anak inilah yang akan menjadi asisten, sekda dan menjadi bupati, bahkan presiden sekalipun," katanya.

Ia melanjutkan, pemerintah maupun pihak terkait lainnya tentu telah melakukan upaya-upaya dalam memenuhi hak perlindungan anak yang hari ke hari tentu terus dilakukan. "Termasuk di Ketapang, apalagi saya sudah mendengar dari pak kadis kalau sebentar lagi akan terbentuk Komisi Perlindungan Anak di Ketapang," terangnya.

Peringatan HAN ini tentu diharapkan menjadi momentum dalam upaya meningkatkan hak azasi dan kehormatan anak-anak di Indonesia khususnya di kabupaten Ketapang. Apalagi anak-anak sebagai generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa. Untuk itu, bupati mengharuskan anak-anak dibekali dengan keimanan, kepribadian, kecerdasan, keterampilan semangat kebersamaan serta kesegaran jasmani agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang berbudi luhur, bersusila cerdas dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ia pun berpesan, kepada orang tua, para guru sebagai pendamping anak ketika di sekolah agar menumbuhkembangkan potensi anak sesuai dengan minat dan bakatnya dengan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman dan menghargai pendapat anak.

 Kemudian mencegah kekerasan terhadap anak serta menanamkam nilai nilai akhlak yang mulia. "Termasuk dalam penggunaan handphone, tentu peran orangtua sangat penting untuk mengasi penggunaannya agar sehingga tidak menimbulkan hal-hal negatif. Jangan sampai gadget menjadi candu bagi anak-anak," tegasnya.