Enam Desa di KKU Belum Teraliri Listrik

Ketapang

Editor Kiwi Dibaca : 156

Enam Desa di KKU Belum Teraliri Listrik
Ilustrasi
SUKADANA, SP - Sebanyak enam dari 43 desa yang ada di Kabupaten Kayong Utara hingga kini belum dialiri listrik PLN. Ke enam desa tersebut yakni Desa Matan, Lubuk Batu Kecamatan Simpang Hilir, Durian Sebatang Kecamatan Seponti dan Padang, Pelapis dan Betok Kecamatan Kepulauan Karimata.

Kepala PLN Rayon Sukadana, Djunda Afief Nugroho, beberapa desa tersebut memang belum dialiri listrik dikarenakan adanya kendala rasio investasi dengan jumlah pelanggan yang akan disambung. "Dari aturan PLN Pusat untuk investasi penambahan jaringan adalah maksimal dua puluh juta perkonsumen," kata Djunda.

Nilai tersebut merupakan implikasi untuk investasi pembangunan jaringan tegangan menengah (JTM), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) perkilometernya sebesar dua miliar rupiah. Melihat Kayong Utara yang masih terdapat beberapa desa yang belum teraliri listrik, Djunda memastikan masih menunggu kebijakan pusat terkait rasio tersebut, untuk mengembangkan jaringan ke desa-desa di wilayah pedalaman. Menurutnya, Kecamatan Kepulauan Karimata merupakan kecamatan yang masih belum terjangkau jaringan listrik negara.

Sebanyak 3800 jiwa penduduk di kecamatan ini, tersebar di delapan pulau berpenghuni dengan jarak satu pulau dengan lainnya cukup jauh. "Kami memiliki tanggungjawab dalam membangun jaringan listrik hingga ke pelosok negeri, tidak terkecuali di wilayah kepulauan di Kayong Utara. Namun masih banyak kendala yang membuat hal ini terkendala, ya salah satunya infrastruktur," ungkapnya.

Menurutnya, PLN kesulitan dalam membangun jaringan listrik, agar dapat mengalirkan daya listrik ke rumah-rumah warga. Selain itu, jika pun dibangun jaringan listrik di wilayah kepulauan, maka akan memerlukan investasi yang cukup tinggi serta perawatan yang sangat mahal.
Kendati begitu, PLN masih tetap berupaya keras dapat membangun jaringan listrik di wilayah kepulauan, seperti yang saat ini sedang berlangsung di Kecamatan Pulau Maya yang sudah terdapat dua pembangkit listrik bertenaga diesel.

"Jadi kami sudah memiliki dua pembangkit listrik di Kecamatan Pulau Maya. Satu pembangkit di Tanjung Satai dan satu pembangkit lainnya di Dusun Besar," terangnya. (ant/ble/bob)