Kodim Ketapang Gelar HUT TNI ke 72 di Desa Kedondong

Ketapang

Editor Tajil Atifin Dibaca : 449

Kodim Ketapang Gelar HUT TNI ke 72 di Desa Kedondong
MENINJAU - Usai mengikuti HUT TNI ke 72 di Desa Kedondong, Kecamatan Kendawangan, Sekda dan Kapolres Ketapang serta Muspika Kendawangan meninjau pelayanan sunatan massal, Kamis
KETAPANG, SP – Peringatan HUT TNI ke-72 di lingkungan Kodim 1203 Ketapang berbeda dari tahun sebelumnya. Upacara HUT TNI di Kabupaten Ketapang biasa digelar di ibu kota Kabupaten Ketapang, namun pada tahun ini justru dilakukan di Desa Kedondong, Kecamatan Kendawangan yang terletak lebih dari 100 KM dari ibukota. 

Upacara peringatan HUT TNI dipimpin langsung Komandan Kodim 1203 Ketapang, Letkol (Inf) Riko Harianto. Selain itu, upacara juga dihadiri Forkopimda Kabupaten Ketapang, di antaranya Bupati Ketapang yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Mansyur dan Kapolres Ketapang, AKBP Sunario. Di samping itu hadir pula Muspika Kecamatan Kendawangan serta tokoh masyarakat. 

Usai menyampaikan amanat Panglima TNI dalam upacara, Dandim 1203 Ketapang bersama Forkopimda Kabupaten Ketapang dan Muspika Kecamatan Kendawangan meninjau pelayanan sunatan massal yang dilaksanakan pada lokasi kegiatan.

Sebelum upacara dimulai, Dandim terlebih dahulu memeriksa pasukan, pengucapan Sapta Marga oleh Perwira TNI, serta penyampaian bintang kehormatan kepada Prajurit TNI dan amanat dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Sesuai amanat Panglima TNI, disampaikan bahwa upacara dilakukan secara terpusat yang menunjukkan upacara parade, defile, dan demonstrasi atraktif, serta kemampuan para prajurit maupun alutsista yang dimiliki TNI. Ini sebagai bentuk laporan dan pertanggungjawaban TNI kepada Presiden selaku panglima tertinggi, dan seluruh rakyat Indonesia.

Menampilkan alutsista terbaru sekaligus melihat langsung kemampuan prajurit sebagai komponen utama ketahanan bangsa. Semoga semua yang ditampilkan bisa menjadi gambaran yang utuh tentang bangunan, kekuatan, dan profesionalisme TNI sehingga menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia terhadap TNI.

Penyelenggaraan HUT TNI, pada hakikatnya salah satu bentuk laporan pertanggungjawaban kepada rakyat atas pembangunan kekuatan yang sedang dilaksanakan pada anggaran 2017.

"Tema pokok HUT ke-72 ini adalah bersama rakyat kita kuat. Makna yang terkandung adalah TNI tumbuh dan berkembang serta berjuang bersama rakyat. Inilah esensi kesejatian prajurit yang tidak boleh pudar di tengah-tengah arus globalisasi yang terus bergerak dinamis," tegas Panglima TNI melalui Dandim 1203 Ketapang.

Kesejatian tersebut harus ditumbuh kembangkan dan diserasikan dengan pola pikir masyarakat yang semakin modern, sehingga kecintaan tetap terbangun. Itu sebagai modal pokok karena bersama rakyat TNI kuat dalam menjaga dan melindungi NKRI. 

Kekuatan TNI juga bersandar pada rakyat yang adalah aplikasi pertahanan semesta yang melibatkan seluruh potensi bangsa untuk turut serta membela Negara. Selain itu diingatkan bahwa kekuatan TNI yang berdasarkan masyarakat merupakan bentuk aplikasi pertahanan semesta yang melibatkan seluruh potensi bangsa untuk turut serta bela Negara.

Kedekatan dan kebersamaan TNI dengan rakyat adalah inti dan pusat kekuatan. Tak hanya itu, Panglima TNI melalui Dandim 1203 Ketapang untuk tetap menjunjung tinggi nilai kebangsaan. Pegang teguh disiplin prajurit dengan sapta marga dan sumpah prajurit. Mantapkan komando disetiap strata TNI tegak lurus dan jelas. Aktif berperan menyelesaikan masalah sesuai kontribusi positif, selalu berinovasi terhadap Iptek sehingga mampu menanggapi proxy war dan cyber war serta lain sebagainya. (teo/bob/pk)

Komentar