Wujudkan Zero Ilegal dan Pelanggaran

Ketapang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 113

Wujudkan Zero Ilegal dan Pelanggaran
PANTAU – Anggota Polres Ketapang melakukan pantauan kondisi Kota Ketapang melalui kamera pengawas yang dipasang di sejumlah titik. Untuk mewujudkan Zero Ilegal dan Zero Pelanggaran jajaran kepolisian bakal meningkatkan patroli dialogis di tengah masyaraka

Polres Ketapang Tingkatkan Patroli Dialogis ke Masyarakat


Demi mewujudkan Zero Ilegal dan Zero Pelanggaran sesuai program Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Didi Haryono, Kepolisian Resort Ketapang terus melakukan berbagai kegiatan pencegahan.

SP - Saat dikonfirmasi, Kapolres Ketapang, AKBP Sunario melalui Kasubag Humas Polres Ketapang, AKP Nursaid mengatakan, pihak Polres sudah melakukan berbagai upaya, satu diantaranya dengan meminta bagian Sabhara Polres Ketapang untuk meningkatkan patroli rutin di tengah-tengah masyarakat.

"Patroli rutin terus ditingkatkan mulai dari patroli dialogis, patroli unit Patmor dan lainnya," kata Nursaid saat ditemui, Senin (8/1).

Ia melanjutkan, patroli dialogis sendiri dilakukan dengan menyambangi tokoh-tokoh masyarakat dan juga warga sembari menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Serta memberikan pemahaman agar tidak terpancing oleh isu-isu sara atau isu yang bertujuan memecah belah maupun isu mengadu domba yang dapat merusak kerukunan.

"Apalagi mendekati Pilkada 2018, jadi anggota memberikan pemahaman bagaiman pentingnya tenggang rasa dan menghormati keberagaman agar pelaksanaan Pilkada berjalan aman dan lancar," tutur dia.

Ia menambahkan, tujuan lain partoli khususnya di pertokoan, pasar, SPBU, penyaluran gas dan lainnya untuk meminimalisir terjadinya gangguan keamanan dan juga meminimalisir adanya penimbunan barang sehingga Zero Ilegal dan Zero Pelanggaran bisa terwujud.

"Selain itu, patroli di tempat rawan juga ditingkatkan seperti lokasi tongkrongan remaja dan jalur keluar masuk serta objek-objek daerah lainnya," katanya.

Ia pun berharap peran dan partisipasi masyarakat untuk dapat melaporkan atau memberi informasi terkait hal-hal berkaitan dengan gangguan Kamtibmas agar dapat dilakukan tindakan atau langkah-langkah penanganan lebih dini.

"Bisa menghubungi telepon darurat 110, atau melalui aplikasi panic button dan bisa menyampaikan langsung kepada petugas yang ditemui di lapangan," tukasnya. 
Kapolres Ketapang, AKBP Sunario mengatakaan, pemasangan kamera pengawas di beberapa titik rawan dan padat di wilayah Ketapang telah dilakukan.

Pemasangan CCTV tersebut di tujuh titik yang dinilai rawan terjadi tindakan kriminal serta merupakan jalur padat, diantaranya di Jembatan Pawan I, persimpangan RSUD Agoesdjam, Tugu Ale-ale, Jalan Merdeka, persimpangan SBBU Ketapang Mandiri dan beberapa titik lainnya.

Menurutnya, pemasangan kamera pengawas ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tindakan kriminalitas maupun pelanggaran lalu lintas, terlebih di dalam Kota Ketapang.

"Nanti tujuh titik CCTV tersebut akan terhubung dengan call center Polres Ketapang, sehingga bisa langsung terpantau oleh anggota yang bertugas. Jadi tujuannya untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat," terangnya.

Selain akan menghubungkan kamera pengawas di tujuh titik tersebut, pihaknya juga akan melakukan kerjasama dengan seluruh bank yang ada di Ketapang serta masyarakat yang memiliki kamera pengawas di kediamannya.

Ia berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang melalui intansi terkait seperti Dinas Perhubungan dapat mendukung program ini, dengan membantu jumlah CCTV di lokasi-lokasi lainnya.

"Harapan kita Pemda melalui Dishub mendukung program ini, karena ini untuk kemajuan dan keamanan Ketapang," ujarnya. (teo bernadhi/ang)