Bupati Ketapang Hadiri Perayaan Natal Bersama Tahun 2017

Ketapang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 206

Bupati Ketapang Hadiri Perayaan Natal Bersama Tahun 2017
FOTO BERSAMA - Bupati Ketapang, Martin Rantan berfoto bersama saat menghadiri puncak perayaan Natal bersama, TNI,Polri,PNS,BUMN,BUMD, di Hotel Borneo Emerald Ketapang. (Ist)
KETAPANG, SP - Setelah melakukan beberapa rangkaian kegiatan bakti sosial, puncak perayaan Natal bersama PNS, TNI-POLRI, DPRD, BUMN, BUMD, Purnawirawan, dan pensiunan se-Kabupaten Ketapang Tahun 2017, berlangsung di Hotel Borneo Emerald Ketapang, Sabtu (14/1).

Ketua Panitia Mateus Yudi, mengatakan panitia mengusung tema Natal tahun 2017 yaitu 'hendaklah damai sejahtera Kristus memerintahkan dalam hatimu' (kolose 3,15).

Matheus Yudi menjelaskan rangkaian kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan, seperti donor darah di RSUD AGoesdjam Ketapang, diikuti juga dari TNI/Polri, PNS, DPRD, BUMN, BUMD. Selian itu dilakukan juga kerja bakti di Pasar Rangge sentap yang ikut melibatkan ratusan masyarakat dari Polri, dinas terkait, dan para pelajar.

"Hikmah Natal adalah lahirnya sang juru selamat yaitu Yesus kristus Tuhan. Dengan perayaan Natal bersama seperti ini kita bisa berkumpul dan bersilaturahmi antar masyarakat, sehingga mempererat tali persaudaraan. Semoga ke depan acara seperti ini tetap kita laksanakan secara rutin," ujarnya.

Bupati Ketapang, Martin Rantan dalam sambutannya mengatakan, dengan perayaan Natal bersama ini dapt meningkatkan hubungan baik antar umat kristiani dengan masyarakat serta pemerintah. Ia juga mengajak umat kristiani untuk mensyukuri anugerah Tuhan yang telah diterima selama ini.

"Dengan rasa syukur kita mampu melangkah lebih baik lagi, untuk mewujudkan panggillannya sebagai umat Tuhan, untuk beraksi bersekutu dan melayani umat di tengah arus globalisasi," kata Martin.

Perayaan Natal bersama tersebut disampaikan Martin, dengan maksud menjalin hubungan dan motivasi dalam pelayanan yang lebih prima, transfaran dan akuntable kepada masyarakat.

Bagi umat kristiani menurut Martin bahwa perayaan Natal di dalam kitab perjanjian baru disebutkan bahwa pada malam Natal, Yesus kristus lahir untuk membawa perdamaian dan penyelematan bagi umat manusia.

Oleh sebab itu, umat kristiani menyambut dan merayakan natal dengan kegembiraan, suasana suka cita dan penuh harapan. Kepada umat beragama, tokoh masyrakat, ia meminta untuk pro aktif memperkokoh kerukunan umat beragama menuju masa depan yang lebih baik.

"Marilah kita memahami makna dan hakekat, agar keragaman dan perbedaan mendatangkan rasa aman dan damai yang dilandasi oleh nilai-nilai ajaran kegamana, yang kita yakini dalam upaya meningkatkan peratuan dan kesatuan," pungkasnya. (pk/teo/pul)

Komentar