Luas Tanam Padi di Ketapang Meningkat

Ketapang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 199

Luas Tanam Padi di Ketapang Meningkat
WAWANCARA - Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas DPPP Ketapang, Akhmad Humaidi tengah diwawancarai awak media, terkait luas tanaman padi di kabupaten ini, Rabu (24/1). (SP/Theo)
KETAPANG, SP - Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan (DPPP) Kabupaten Ketapang terus berusaha meningkatkan luas tanam di wilayah Kabupaten Ketapang. Peningkatan luas tanam diharapkan dapat terus meningkatkan hasil produksi yang ada.

Kepala Dinas DPPP, Sikat Gudag melalui Kepala Bidang Tanamanan Pangan dan Holtikultura, Akhmad Humaidi mengaku terus berusaha meningkatkan luas tanam di wilayah Kabupaten Ketapang, dan hal sudah dilakukan.

"Untuk tahun 2017, luas tanam padi kita meningkat dari tahun 2016 lalu," ungkapnya, Rabu (24/1).

Untuk tahun 2016, luas tanam padi di Ketapang sekitar 40 ribu hektare, sedangkan di tahun 2017 mengalami peningkatan menjadi 46 ribu hektare.

"Kalau dipersentasekan, peningkatan luas tanam tahun 2017 sekitar 10 persen," terangnya.

Ia menambahkan, memang di tahun-tahun sebelumnya, seperti tahun 2015 luas tanam padi di Ketapang tiap tahun mengalami peningkatan, dan hal ini akan terus diupayakan oleh pihaknya pada tahun-tahun berikutnya.

Ia menerangkan, dengan bertambahnya luas tanam maka secara otomatis hasil produksi padi di Ketapang mengalami peningkatan, namun yang menentukan berapa peningkatan produksi bukan Dinas Pertanian, melainkan Badan Pusat Statistik (BPS) di Pusat dengan melihat sampel ubinan. 

"Untuk di Ketapang rata-rata perhektarenya 3 ton, tinggal dikalikan saja luas tanam di Ketapang. Sedangkan, kalau BPS menghitungnya 3 ton dikalikan 95 persen dari total luas tanam padi," tuturnya.

Ia mengaku, keberhasilan pihaknya dalam meingkatkan luas tanam mendapatkan penghargaan dari Badan Penyuluh dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian Kementerian Pertanian selaku penanggungjawab UPSUS Pajale Kalimantan Barat. (teo/bob)