Pemkab Sosialisasikan Proyek Jalan Strategis Nasional

Ketapang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 116

Pemkab Sosialisasikan Proyek Jalan Strategis Nasional
SOSIALISASI - Mewakili Bupati Ketapang, Martin Rantan, Asisten II Setda, Farhan memberikan arahan dalam Sosialisasi Pembangunan Jalan Nasional di Ruang Rapat Pendopo, Kamis (24/1). (Humas)
KETAPANG, SP - Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), melakukan sosialisasi pembangunan Jalan Strategis Nasional yang sedang berlangsung Tayap - Siduk, dan tahun ini memasuki Kota Ketapang.

Sosialisasi menghadirkan Kepala BBPJN XI Banjarmasin (Kalbar – Kalteng- Kalsel) dan jajarannya, Bupati yang diwakili Asisten II Setda Farhan, Polres, Kodim 1203, para Kepala Desa, Lurah serta tokoh masyarakat di Kecamatan Muara Pawan dan Kecamatan Delta Pawan. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Pendopo Bupati Ketapang, Kamis (25/1).

Kadis PUTR Ketapang,  Donatus mengharapkan, semua stackholders dan masyarakat, mendukung proses pembangunan jalan strategis nasional ini.

Karena, menurutnya, jalan-jalan nasional ini merupakan jalur yang sangat strategis menghubungkan jalur provinsi ke Kabupaten Ketapang Kota dan Kabupaten Kayong Utara.

Dukungan dari masyarakat dimaksudkan, Donatus seperti dalam pekerjaan pelebaran jalan nasional, karena area badan jalan tersebut ada tanam tumbuhan serta bangunan seperti kios dan sebagainya yang terkena pembangunan ini. Dia meminta masyarakat untuk merelakan pembongkaran, semata karena ada pelebaran jalan nasional.

"Titik nolnya, kita minta dari persimpangan Agoesdjam, kemudian lanjut ke persimpangan Polres terus ke Jembatan Pawan II," ujar Donatus.

Sedangkan, titik rawan poros Jalan Nasional disampaikan Donatus, berada di Jalan Brigjend Katamso, yakni jembatan dekat persimpangan PLTD Sukaharja, dimana kondisi jembatan tersebut sudah rawan dan harus dibangun kembali. Sedangkan, di sekitar jembatan tersebut padat pemukiman penduduk.

Untuk itu, ia meminta kepada Camat Delta Pawan dan Lurah Sukaharja serta masyarakat sekitar, agar mendukung pembebasan badan jalan di sekitar jembatan tersebut.

Asisten II Setda Ketapang, Farhan mengatakan, pengerjaan jalan nasional akan dilanjukan pengerjaan tahun ini, dan memasuki Kota Ketapang.

"Hal ini harus kita ucapkan terima kasih dan berbangga, karena merujuk kepada tahun lalu kita masih tertinggal dan hari ini kita menuju kepada kemajuan yang lebih pesat, yaitu salah satu pendukung sarana trasnportasi jalan," kata Farhan.

Menurutnya, dengan perjuangan Pemerintah Kabupaten dan kepedulian Pemerintah Pusat, pada tahun 2018 ini jalan nasional di Ketapang telah mendapat alokasi anggaran pembangunan kembali. (teo/bob/PK)

Komentar