Korupsi Proyek Sumur Pantek Ada Titik Terang, Begini Penjelasan Polres Ketapang

Ketapang

Editor Andrie P Putra Dibaca : 296

Korupsi Proyek Sumur Pantek Ada Titik Terang, Begini Penjelasan Polres Ketapang
Kasatreskrim Polres Ketapang, AKP Rully Robinson Polii. (SP/Teo)
KETAPANG, SP - Dugaan penyimpangan proyek pembangunan Sumur Pantek, di Kabupaten Ketapang, mulai menemui titik terang.

Selain menemukan item pekerjaan yang tidak dilaksanakan, Polres Ketapang telah mendapat keterangan saksi ahli pengadaan barang dan jasa. Terkait penyimpangan pada pengadaan yang diperkuat pengakuan hampir 80 persen kontraktor mengaku membeli mesin untuk proyek  ini dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

"Untuk tahap penyelidikan kita temukan adanya dugaan penyimpangan, seperti dari hasil pengecekan ke lapangan dan keterangan ahli teknik sipil ada ditemukan item pekerjaan yang berada dalam kontrak namun tidak dilaksanakan oleh kontraktor namun semua proyek yang ada dicairkan 100 persen," ungkap Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Rully Robinson Polii, Selasa (30/1).

Terkait pembelian mesin, PPK saat itu dijabat oleh mantan Kepala Bidang Pengelolaan Lahan dan Air Dinas Pertanian, Hendri Sibuea. Bahkan dugaan semakin diperkuat setelah pihaknya meminta keterangan saksi ahli pengadaan barang dan jasa pada Rabu (24/1) dan Kamis (25/1) di Pontianak.

"Saat ini target kita paling lama bulan Februari sudah ekspos kasus ini ke BPKP, sebab persyaratan untuk melakukan ekspos adanya temuan dugaan penyimpangan dan ini sudah kita temukan," tegasnya. (teo)