BPBN Alokasikan Rp9 Miliar Bantuan Pasca Banjir Jelai Hulu

Ketapang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 191

BPBN Alokasikan Rp9 Miliar Bantuan Pasca Banjir Jelai Hulu
Ilustrasi. Net
KETAPANG, SP - Terkait banjir yang sempat melanda Kecamatan Jelai Hulu pada tahun 2017 silam, Bupati Ketapang, Martin Rantan mengatakan, sudah mendatangi Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) guna meminta bantuan hingga akhinya pada tahun anggaran 2018 dialokasikan dana pasca bencana sebesar Rp9 miliar dari BPBN.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab dirinya sebagai kepala daerah, sehingga ia meminta masyarakat untuk tidak terpancing oknum-oknum yang mengatakan dirinya tidak perduli terhadap banjir tersebut.

Ia mengaku menyayangkan adanya oknum yang mengatakan, Bupati tidak peduli terhadap musibah masyarakat. Padahal sudah ada Kepala BPBD Kabupaten Ketapang yang datang ke lokasi banjir berkali-kali.

"Saya sampai datang ke BPBN sampai dua kali. Jadi tidak usahlah berpolitik menjelek-jelekkan orang lain, karena saya peduli, sebab ini daerah saya," ungkapnya, kemarin.

Ia mengaku pertama kali datang ke BPBN pusat langsung bertemu  dengan Kepala BPBN, namun ketika datang kembali dirinya tidak bisa bertemu sehingga ditindaklanjuti oleh Wakil Bupati Ketapang, Suprapto. Dan pada akhirnya Kabupaten Ketapang bisa mendapat bantuan senilai Rp9 miliar untuk penanganan pasca bencana.

"Walaupun bantuan sudah didapat, tapi belum bisa dilaksanakan karena barang tersebut dalam nomenklatur di BPBD, cukup mengarahkan dilakukan penunjukan langsung. Sedangkan layanan elektronik pengadaan harus dilakukan dengan pelelangan agar bantuan tersebut bisa dilakukan," terangnya.

Hal tersebut membuat BPBD Ketapang kebingungan, lantaran harus berhati-hati dalam mengurus uang negara, lantaran jika terjadi kesalahan maka risikonya yang dihadapi bisa ditangkap Kejaksaan maupun KPK.

Untuk itu, saya minta masyarakat khususnya korban banjir untuk bersabar sembari menunggu proses berjalan hingga selesai, agar bantuan bisa direalisasikan.

"Intinya kita peduli, kepedulian bisa dilakukan melalui kepanjangan tangan Bupati mulai dari Camat, Kepala Desa bahkan SKPD dengan disposisi Bupati kepada yang bersangkutan, sehingga apa yang disampaikan adalah pesan dari Bupati," tuturnya. (teo/bob)