Siswi di Ketapang Lompat dari Jembatan Pawan, Ini Penjelasan Kepala Sekolah

Ketapang

Editor Andrie P Putra Dibaca : 4002

Siswi di Ketapang Lompat dari Jembatan Pawan, Ini Penjelasan Kepala Sekolah
Penyelamatan siswi lompat dari Jembatan Pawan. (ist)
KETAPANG, SP - Terkait adanya satu di antara murid sekolahnya yang mencoba mengakhiri hidup dengan meloncat dari Jembatan Pawan 1.

 Kepala Sekolah VN mengaku terkejut mendengar kejadian tersebut, lantaran korban sendiri sebelumnya ada masuk sekolah.

 "Awalnya RS ada masuk, kemudian tidak ada dan kami juga sudah mencarinya, mulai sekeliling sekolah sampai ke rumahnya tapi tidak ditemui, tahu-tahunya kita dapat informasi soal kejadian ini, dan kita langsung ke rumah sakit dan datang ke rumah RS untuk melihat keadaannya," katanya.

 Ia menjelaskan, anak tersebut memang sebelumnya mengalami sakit, sehingga sempat disarankan untuk cuti selama satu tahun dan baru kembali mengikuti pelajaran pada semeseter pertama kali ini. Menurutnya selama satu semester si anak dalam keadaan baik dan selalu ceria.

"Setiap pagi anak ini ceria kalau ketemu kita biasanya tos tangan dan anak ini secara akademiknya pandai, kemudian pintar dalam grafis bahkan bisa membuat komik dan cepat menyerap bahasa seperti bahasa Jepang, bahasa Inggris si anak bisa," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya selalu berkomunikasi dengan seluruh anak-anak didiknya terlebih kepada anak yang memang perlu perhatian khusus seperti RS dan selalu diberi kesempatan kepada anak-anak didiknya untuk bertemu dan berbicara kepada pihak sekolah.

 Namun, diakuinya RS biasa melakukan hal-hal di luar kendalinya yang RS sendiri tidak mengetahui apa yang sudah dilakukannya.

 "Contohnya dia berjalan atau melakukan sesuatu di luar kesadarannya jadi dia tidak tahu apa yang dilakukannya dan bertanya kepada temannya apa yang telah dilakukannya," terangnya. (teo)