LSM Desak Polres Ketapang Selesaikan Kasus Dugaan Korupsi Bantuan Gapoktan

Ketapang

Editor K Balasa Dibaca : 353

LSM Desak Polres Ketapang Selesaikan Kasus Dugaan Korupsi Bantuan Gapoktan
Ilustrasi korupsi. (net)
KETAPANG, SP - Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Kayong, Suryadi meminta aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi terhadap dana bantuan pertanian Gapoktan Harapan Bersama yang diduga dilakukan oleh Ketua Gapoktan Harapan Bersama.

"Kasus ini sudah ditangani Polres Ketapang, kita mendukung langkah Polres untuk segera menuntaskan kasus ini," ungkapnya, Minggu (11/2).

Ia melanjutkan, desakan agar kasus ini bisa dituntaskan dan pelaku diberi sanksi sesuai aturan berlaku, agar ke depan tidak ada lagi oknum-oknum yang menyalahgunakan wewenang sehingga merugikan para petani yang memang memerlukan bantuan.

Ia menambahkan, penyidik diharapkan dapat segera mengambil langkah-langkah agar kasus ini bisa selesai, termasuk dengan menelusuri bagaimana Ketua Gapoktan tersebut bisa melakukan pencairan tanpa adanya rekomendasi yang dikeluarkan oleh pihak terkait.

Ia meminta, kepada seluruh kelompok tani yang mendapatkan bantuan khususnya kepada ketua kelompok yang diberikan amanah, dalam hal ini untuk dapat bersifat transparan dan mengedepankan kepentingan kelompok guna mewujudkan Ketapang menjadi swasembada pangan.

Saat ini, Polres Ketapang sedang mendalami kasus dugaan korupsi bantuan Gapoktan Harapan Bersama di Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) yang diduga dilakukan Ketua Gapoktan yang kedapatan melakukan pencairan dana bantuan senilai Rp 250 juta. Dana ini tidak disalurkan kepada beberapa kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan tersebut. (teo)