Perhatikan! Begini Dampak Stunting

Ketapang

Editor Andrie P Putra Dibaca : 422

Perhatikan! Begini Dampak Stunting
Petugas Puskesmas Sukabangun, Susi Lianti. (SP/Teo)
KETAPANG, SP - Terkait persoalan stunting di Kabupaten Ketapang. Pihak Kemenkes RI melakukan kunjungan di  beberapa Puskesmas, satu di antara Puskesmas Sukabangun.

Petugas Puskesmas Sukabangun Ketapang, Susi Lianti usai kunjungan menjelaskan tidak banyak masyarakat yang tahu apa itu stunting, ia menerangkan stunting merupakan kondisi seseorang khususnya anak-anak, contohnya mengenai tinggi badan yang lebih rendah daripada orang sesuainya pada umumnya.

Menurutnya, penyebab stunting di antaranya akibat kurangnya asupan gizi yang diterima oleh janin atau bayi atau pada masa awal anak lahir.

"Namun biasanya anak yang terkena stunting baru kelihatan setelah berusia lebih kurang dua tahun," tuturnya.

Ia menambakan, stunting tentu dapat memberikan dampak negatif pada jangka pendek kepada anak. Seperti terganggunya kecerdasan dan perkembangan otak, serta metabolisme dalam tubuh dan gangguan pertumbuhan fisik. 

Sdangkan dampak buruk pada jangka panjangnya menurunnya kekebalan tubuh sehingga anak muda sakit. Menurunnya kemampuan kognitif serta tingginya risiko munculnya penyakit diabetes, penyakit jantung dan pembuluh darah serta disabilitas pada usia tua.

Untuk itu, ia menilai pemberantasan stunting penting lantaran persoalan erat kaitannya dengan investasi anak sebagai penerus bangsa khususnya di Kabupaten Ketapang. (teo)