Kisruh BUMD Ketapang Mandiri, DPRD: Penyertaan Modal Tak Sesuai Kontribusi

Ketapang

Editor Andrie P Putra Dibaca : 313

Kisruh BUMD Ketapang Mandiri, DPRD: Penyertaan Modal Tak Sesuai Kontribusi
SPBU Ketapang Mandiri yang merupakan usaha dari BUMD Ketapang Mandiri terletak di Kelurahan Mulia Baru yang tidak beroperasi sejak beberapa hari belakangan akibat persoalan internal. (SP/Teo)
KETAPANG, SP - Kisruh internal mengenai pergantian Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Ketapang Mandiri, membuat banyak pihak menyayangkan hal tersebut. Akibat persoalan itu SPBU Ketapang Mandiri sudah beberapa hari tidak beroperasi. Tentu saja, ini membuat masyarakat resah lantaran kesulitan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Anggota DPRD Ketapang, Irawan meminta agar persoalan ini segera diselesaikan khususnya mengenai legal standing. Sehingga Ketapang Mandiri dapat benar-benar dikelola sepenuhnya oleh Pemerintah Daerah.

"Kalau sebelumnya memang masih campur aduk, sekarang ada Perda baru yang mengaturnya, jadi harus dikelola dengan sebaik mungkin dan persoalan yang ada sekarang secepatnya diselaikan karena yang dirugikan daerah dalam hal ini," tegasnya, Minggu (25/2).

Ia melanjutkan, selama ini dirinya selaku anggota DPRD sangat kecewa dengan kontribusi yang diberikan PT Ketapang Mandiri ke Pemda Ketapang, lantaran dengan penyertaan modal besar hanya mampu memberikan pemasukan pertahunnya sekitar Rp20 jutaan saja.

"Kalau tidak salah per tahun hanya Rp 25 jutaan, padahal kita punya teman yang miliki SPBU yang penghasilannya hanya untuk fee penjualan minyak per bulan bisa mencapai 100 juta lebih, lah Ketapang Mandiri hanya Rp25 jutaan setahun," bebernya.

Ia menambahkan, selama ini Pemda Ketapang seolah hanya dikasi alakadarnya dan mengemis mengenai kontribusi itu. Padahal penyertaan modal dari dana Pemda dan tanah yang dibangun SPBU Ketapang Mandiri milik pemerintah.

"Penyertaan modalnya dari Pemda, tanahnya tanah Pemda, jadi kita harap Pemda dapat mengambil alih dengan benar sehingga keberadaan Ketapang Mandiri benar-benar bermanfaat bagi daerah," pintanya. (teo)