Boyman Nilai Perayaan Cap Go Meh Sebagai Aset Wisata Ketapang

Ketapang

Editor Andrie P Putra Dibaca : 215

Boyman Nilai Perayaan Cap Go Meh Sebagai Aset Wisata Ketapang
Boyman berfoto bersama tokoh masyarakat Tionghoa di Ketapang. (ist)
KETAPANG, SP - Kunjungan Cawagub Kalbar nomor urut 1, Boyman Harun ke Kabupaten Ketapang, belum lama ini guna mendukung kegiatan budaya Cap Go Meh. Ia menilai, perayaan semacam ini perlu ditingkatkan ke depannnya.

"Saya diundang dalam perayaan Cap Go Meh di kalangan masyarakat Tionghoa di Ketapang. Sebagai pemimpin hendaknya kita harus menghargai dan menjunjung tinggi setiap budaya dan etnis yang ada di Kalbar ini. Agar ada motivasi bagi peningkatan budaya yang ada, terutama bagi sarana pariwisata di Kalbar ini," kata Boyman saat menghadiri acara buka mata naga.

Kehadiran Boyman di tengah tokoh dan masyarakat Tionghoa di Ketapang, dinilai sangat memberikan dukungan dan motivasi bagi budaya Tionghoa. Bahkan para tokoh, ketua yayasan, pemadam kebakaran dan pengiring naga bergantian berfoto bersama Calon Wakil Gubernur nomor 1 ini, sambil mengacungkan salam satu jarinya.

"Inilah wujud keragaman budaya yang ada di Kalbar ini. Slogan kita Kalbar Era Baru ternyata dapat diterima oleh saudara kita masyarakat Tionghoa. Bahwa pemimpin Kalbar harus dapat menyatukan semua etnis, golongan dan keberagaman menjadi harapan mereka. Tidak merasa dibedakan, semua memiliki hak dan keadilan yang sama. Itulah salah satu perwujudan Kalbar Era Baru ini," katanya.

Diakuinya, untuk membangun Kalbar lebih baik lagi, sikap membeda-bedakan haruslah dihilangkan. Tidak mengkotak-kotakkan agama yang satu dengan yang lain, membeda-bedakan suku atau golongan yang satu dengan yang lain.

 "Kalau kita masih berpikir membeda-bedakan, tak lah maju Kalbar kedepan. Karena membangun daerah ini tidak bisa satu kelompom saja, namun harus semua kekuatan yang kita punya, karena Kalbar ini milik kita bersama," pungkasnya dia. (umr)