MABT Ketapang Kecewa! Konvoi Tatung Disusupi Politik, Terpasang Baliho Paslon Pilkada

Ketapang

Editor K Balasa Dibaca : 328

MABT Ketapang Kecewa! Konvoi Tatung Disusupi Politik, Terpasang Baliho Paslon Pilkada
Baliho Paslon yang terpasang di mobil konvoi tatung di Ketapang. (ist)
KETAPANG, SP - Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MBAT) Ketapang, Susilo Aheng mengaku kecewa dan mengecam adanya pesan politik yang disusupi pada saat rangkaian perayaan Cap Go Meh di Ketapang.

Pesan politik yang dimaksudnya adanya baliho Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur yang terpampang di salaha satu mobil konvoi para tatung, Jumat (2/3).

Ia menegaskan tidak setuju dengan adanya baliho Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur tersebut.

 "Saya sangat kecewa dan tentunya banyak kalangan lain yang kecewa dengan kejadian ini khususnya masyarakat Tionghoa di Ketapang. Makanya saya tegaskan kalau MABT Ketapang keberatan dan tidak setuju adanya kegiatan budaya yang disusupi politik seperti ini," tegasnya.

Ia melanjutkan, kejadian ini sangat sensitif. Terlebih saat ini sudah mulai tahun politik sehingga tak sepantasnya momen budaya yang di dalamnya terdapat berbagai kalangan malah disusupi pesan politik, terlebih momen budaya milik semua kalangan bukan satu kalangan saja.

"Momen budaya harus netral. Tentu ini ada sepengetahuan oknum panitia makanya kita lagi cari tahu panitianya," terangnya.

Ia menambahkan, sebagai MABT tentu dirinya merasa memiliki beban moral dan harus memberikan penjelasan kepada masyarakat Tionghoa Ketapang agar tidak terjadi kesalah pahaman lantaran dirinya tidak mau kejadian membuat seolah-olah masyarakat Tionghoa mendukung Paslon tersebut.

"Saya minta Panwaslu Kabupaten Ketapang untuk dapat mengklarifikasi kejadian ini agar tidak terjadi riak-riak di masyarakat. Saya meminta masyarakat Tionghoa dapat menjaga netralitas dan tetap kembali ke hati nurani masing-masing," tegasnya. (teo)