Pemkab Antisipasi Kasus Penipuan Pemasangan Listrik

Ketapang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 161

Pemkab Antisipasi Kasus Penipuan Pemasangan Listrik
Ilustrasi. Net
KETAPANG, SP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang menyayangkan banyaknya kasus penipuan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab kepada masyarakat yang mendambakan fasilitas dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Hal tersebut disampaikan Asisten II Setda Ketapang, Farhan. Menurutnya persoalan penipuan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab seperti kasus anggota Gelis CV Mitra Elektrik bernama Sunaryo dan oleh oknum lainnya sudah beberapa kali terjadi di Ketapang.

"Persoalan seperti ini, bukan baru sekarang terjadi, sudah banyak saya dengar seperti ini, bahkan di kabupaten lain juga ada," ungkapnya, Selasa (6/3).

Kasus seperti ini, dikatakannya dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab dengan modus mengorganisir pungutan-pungutan biaya kepada masyarakat dengan dalih masyarakat wilayahnya teraliri listrik dengan cepat.

Untuk mengantisipasi kejadian ini, PLN Provinsi Kalbar sendiri telah mengirim surat ke bupati dan walikota se-Kalbar. 

Bahkan, Pemda Ketapang telah memberikan surat edaran kepada seluruh camat yang ada di Kabupaten Ketapang untuk dapat menyampaikan kepada masyarakat di wilayah masing-masing, agar tidak mudah mempercayai orang-orang yang mengatasnamakan perusahaan atau apapun untuk memungut biaya pemasangan listrik.

"Kita sudah lakukan langkah antisipasi ini," katanya.

Ia berharap, masyarakat terlebih dahulu berkoordinasi kepada PLN di wilayah masing-masing untuk meminimalisir informasi, terutama mengenai kelistrikan, agar terhindar dari oknum yang ingin meraih keuntungan.

"Kalaupun ada pihak ketiga menawarkan, lihat dulu legalitas perusahaannya, kemudian koordinasi sama PLN, apakah pihak ketiga direkomendasi oleh PLN atau tidak. Jika tidak, jangan percayai. Intinya koordinasi dengan PLN, karena tentu ada tim PLN untuk mengurus hal-hal tersebut," terangnya. (teo/bob)