Utu dan Joy, Dua Individu Orangutan yang Terselamatkan

Ketapang

Editor K Balasa Dibaca : 299

Utu dan Joy, Dua Individu Orangutan yang Terselamatkan
Evakuasi individu Orangutan di Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Ketapang. (ist)
KETAPANG, SP - International Animal Rescue (IAR) Indonesia bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Ketapang, berhasil menyelamatkan dua individu Orangutan peliharaan dari Dusun Patehada, Desa Semandang Hulu, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Senin (19/3).

Manager Operasional IAR Indonesia, Adi Irawan mengatakan, kedua orangutan yang berhasil diselamatkan bernama Utu dan Joy dari dua pemilik yang berbeda.

Ia menerangkan, Utu merupakan Orangutan yang induknya telah mati tertembak. Selama dipelihara oleh GG selama lima tahun lebih di dalam kandang kayu 1,5 x 1 meter dan diberi makan nasi serta buah-buahan.

Sedangkan, satu Orangutan bernama Joy dipelihara oleh CC selama kurang lebih lim tahun di dalam kandang kayu 1,5x1 meter dan diberi makan nasi campur gula, tebu, pisang dan ubi. CC mendapatkan Joy dengan membeli dari seorang pemburu seharga Rp300 ribu.

"Seperti prinsip ekonomi supply and demand, pemeliharaan menyebabkan perdagangan tetap terjadi sehingga perburuan di habitat terus berlangsung," katanya, Rabu (21/3).

Fakta yang lebih menyedihkan pada kasus-kasus pemeliharaan bayi Orangutan, hampir semua bisa dipastikan, induk dibunuh agar mendapatkan anaknya. 

"Kemungkinan induk Joy juga dibunuh oleh pemburu, sebab jika ada bayi Orangutan berusia di bawah enam tahun sendirian, bisa dikatakan induknya mati," katanya.

Sementara itu, Ðirektur Program IAR Indonesia, Karmele L Sanchez meminta agar semua orang yang memelihara Orangutan menyadari bahwa jika mereka terus menerus melakukan pelanggaran hukum ini, Orangutan akan segera punah. 

Sementara itu, Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Sadtata Noor mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya IAR bersama dengan BKSDA telah menunjukkan komitmennya untuk turut peduli dan menjaga kehidupan satwa liar di Kalbar khususnya Orangutan. (teo)