Polres Ketapang Temukan Berbagai Penyimpangan Proyek Drainase Panjaitan

Ketapang

Editor K Balasa Dibaca : 1212

Polres Ketapang Temukan Berbagai Penyimpangan Proyek Drainase Panjaitan
Kondisi Jalan DI Panjaitan Ketapang beberapa waktu lalu. (SP/Theo)
KETAPANG, SP - Polres Ketapang menegaskan komitmen untuk menuntaskan kasus dugaan penyimpangan proyek drainase di Jalan DI Panjaitan tahun 2015 dengan pagu dana sebesar Rp3,3 miliar, menggunakan APBD Kabupaten Ketapang.

Terlebih dalam kasus ini penyidik Polres menemukan beberapa indikasi penyimpangan. Mulai dari proses lelang dan pelaksanaan pembangunan di lapangan.

Kapolres Ketapang, AKBP Sunario melalui Kanit Tipikor Polres Ketapang, Iptu Rudianto menyebutkan penyimpangan tersebut diantaranya, indikasi permainan pada proses lelang.

Kelompok Kerja (Pokja) diketahui memenangkan satu diantara perusahaan yang mana dalam syarat terkait proses lelang perusahaan yang menang tidak ada mencantumkan syarat tapi dimenangkan.

"Ada syarat lelang yang tidak dicantumkan oleh perusahaan tapi dimenangkan. Sehingga ada indikasi permainan sejak pada proses lelang," ungkapnya, Senin (2/4).

Selain indikasi permainan pada proses lelang, pihaknya juga menemukan indikasi penyimpangan pada spesifikasi pekerjaan yang tidak sesuai dengan apa yang tercantum dalam dokumen kontrak.

Seharusnya K225 namun yang dilaksanakan di kapangan di bawah dari itu seperti 175 dan kebanyakan lebih bawah dari itu.

"Spesifikasi tidak sesuai pada bagian brikes yang seharusnya dicetak di luar namun dibuat Judik cetak di tempat. Memang bentuknya sama tapi kalau cetak di luar soal kualitas dan mutunya terjamin dan jika ada kerusakan mudah diangkat untuk diganti, kalau cetak di tempat kualitas mutunya diragukan," terangnya.

Ia menambahkan, terkait temuan beberapa indikasi tersebut, pihaknya akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap tim Pokja lelang proyek tersebut dan akan meminta keterangan pihak LPSE terkait proses lelang proyek tersebut.

"Selain itu juga ada beberapa kali adendum pada pekerjaan dan itu juga kita pertanyakan. Kemudian nanti mengenai proses lelang LPSE rencana akan kita mintai keterangan juga," terangnya. (teo)