Dewan Minta Bupati Ketapang Perhatikan Fasilitas Kesehatan

Ketapang

Editor Andrie P Putra Dibaca : 232

Dewan Minta Bupati Ketapang Perhatikan Fasilitas Kesehatan
Ketua DPRD Ketapang, Budi Mateus. (SP/Theo)
KETAPANG, SP - Ketua DPRD Ketapang, Budi Mateus menyikapi kerusakan alat pemisah trombosit di Rumah Sakit Umum Daerah Umum (RSUD) Agoesdjam Ketapang.

Akibat persoalan ini, menyebabkan seorang pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) harus dirujuk ke rumah sakit di Pontianak dalam keadaan kritis.

Budi meminta, Pemerintah Daerah (Pemda) serius menyikapi hal-hal yang menyangkut nyawa manusia.

"Terkait persoalan kesehatan banyak hal yang harus jadi perhatian Pemda," ungkapnya, Rabu (11/4).

Persoalan kesehatan menjadi prioritas utama pemerintah pusat dan harusnya juga di daerah, termasuk persoalan DBD karena dampaknya merenggut nyawa penderitanya.

Apalagi baru-baru ini ada pasien anak menderita DBD yang meninggal dunia. 

"Saya pernah berkomunikasi sama direktur Agoesdjam memang dana yang bisa dipakai oleh rumah sakit sangat terbatas, termasuk untuk perbaikan alat-alat kesehatan," katanya.

Maka itu ke depan, dia berharap hal-hal seperti ini harus menjadi prioritas.

"Dan jadi perhatian pak Bupati dan tentunya kita di DPRD mendukung ini," tegasnya.

DBD sangat berbahaya, sehingga banyak hal yang harus sudah siap sedia mulai dari alat-alat lab seperti alat trombosit hingga fasilitas lainnya.

Pasalnya, jarak antara Ketapang ke Pontianak untuk pasien rujukan sangatlah jauh dan beresiko bagi pasien yang dalam kondisi kritis.

"Pemerintah harus membenahi persoalan fasilitas kesehatan ini, agar tidak ada korban akibat fasilitas kesehatan yang kurang memadai," harapnya. (teo)