Bupati Minta Petani Ketapang Tak Jual Sertifikat Kebun Sawit

Ketapang

Editor Andrie P Putra Dibaca : 128

Bupati Minta Petani Ketapang Tak Jual Sertifikat Kebun Sawit
Bupati Ketapang saat penyerahan sertifikat kebun sawit. (ist)
KETAPANG, SP - Bupati Ketapang, Martin Rantan, bersama Direktur PT Harapan Hibrida Kalbar (HHK), Luhur Samin menyerahkan secara simbolis sertifikat hak milik petani kepada Petani Plasma Tahap II kepada perwakilan petani dari Desa Seguling, Batu Sedau, Sauk Burung dan Manismata, di Pendopo Bupati Ketapang, Jumat (13/4).

Direktur PT HHK, Luhur Samin mengatakan terdapat 491 sertifikat yang diserahkan. Menurutnya penyerahan sertifikat seiring dengan tujuan Pemda untuk menyejahterakan masyarakat yang juga sejalan dengan tujuan perusahaan.

"Apalagi kita tidak ada perbedaan, semua dikelola dengan baik antara kebun plasma dan inti, bahkan dari hasil yang diserahkan ke petani sisa pembayaran kredit mencapai 50 hingga 70 juta," katanya.

Sementara itu, Bupati Ketapang, Martin Rantan menilai penyerahan sertifikat petani plasma ini merupakan bentuk hubungan yang baik. 

Hubungan baik itu harus dijaga
dan dipertahankan. Hubungan baik itu meliputi hubungan dengan
pemerintah daerah, baik dari Bupati, SKPD, camat sampai ke desa.

"Setelah itu pengusaha beserta jajarannya. Dari direktur, manajer
sampai ke pekerja di lapangan, juga masyarakat sebagai pemilik plasma
harus kompak," katanya.

Martin mengharapkan pemilik tidak menjual sertifikat ini.  

"Jangan dijual lagi, gara-gara katanya mau beli gula, beli arak, beli honda,  jangan dijual,  sayang kalau dijual,” tutur mantan anggota DPRD Kalbar. (pk/teo)