Dinsos Ketapang Berharap Rumah Singgah Segera Terealisasi

Ketapang

Editor Andrie P Putra Dibaca : 190

Dinsos Ketapang Berharap Rumah Singgah Segera Terealisasi
Ilustrasi. (net)
KETAPANG, SP - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Ketapang mengaku sangat mengharapkan keberadaan Rumah Singgah yang hingga saat ini belum dimiliki.

Keberadaan Rumah Singgah dinilai penting dalam menunjung program yang ada di dinas tersebut.

Hal tersebut disampaikan Kasi Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Didi Haryadi.

Rumah Singgah sendiri memiliki banyak fungsi di antaranya untuk menampung orang-orang telantar, para gelandangan, pengemis, anak jalanan seperti anak punk sebelum dipulangkan atau dilakukan pembinaan.

"Bisa juga untuk tempat penampungan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sebelum dikirim ke Rumah Sakit Jiwa atau pada saat dipulang dari Rumah Sakit Jiwa sebelum dikembalikan ke keluarganya," terangnya.

Untuk itu, dia berharap pada tahun 2018 atau paling lama 2019 Rumah Singgah dapat dibangun di Ketapang. Terlebih pihaknya sudah dari dulu merencanakan dan mengajukan usulan pembangunan namun hingga saat ini selalu gagal.

"Tapi kita akan terus usulkan, mudah-mudahan 2018 atau 2019 bisa terwujud," harapnya.

Pembangunan sendiri hanya tinggal penganggaran fisiknya lantaran saat ini lahan untuk lokasi sudah tersedia. Di belakang makam pahlawan tepatnya di Jalan Sutoyo.

"Sesuai dengan pengajuan DED yang dibutuhkan untuk perencanaan awal sekitar Rp100-150 juta," katanya.

Ia menilai, jika rumah singgah bisa terealiasi, maka nanti pihaknya tinggal berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk menempatkan personel khusus baik dari Dinsos, Dinas Kesehatan dan lainnya. (teo)