Insiden Plafon Roboh Tak Ganggu Ibadah di Masjid Al Ikhlas

Ketapang

Editor Andrie P Putra Dibaca : 455

Insiden Plafon Roboh Tak Ganggu Ibadah di Masjid Al Ikhlas
Insiden plafon roboh di Masjid Al Ikhlas Ketapang, Jumat (27/4). (SP/Theo)
KETAPANG, SP - Menanggapi insiden robohnya plafon Masjid, Ketua Yayasan Masjid  Agung Al-Ikhlas Ketapang,  Yusman mengatakan akan menghubungi pihak pelaksana pembangunan agar dapat sesegera mungkin melakukan perbaikan pada bagian plafon yang roboh.

"Hari ini saya hubungi pelaksananya, nanti bagaimana teknis perbaikannya yang jelas ini harus segera diperbaiki," katanya.

Ia melanjutkan, kejadian ini memang seketika tanpa disadari pihaknya. Terlebih sebelumnya tidak ada tanda-tanda kerusakan plafon. Ia bersyukur tidak ada korban jiwa lantaran tidak ada jamaah yang berada di bawah plafon tersebut.

"Tadi itu memang ada anak-anak menyusun kue di dekat plafon, kebetulan kita tiap Jumat ada takjil gratis untuk jamaah usai salat dari masyarakat. Pas mereka menyusun dengar ada bunyi-bunyi mereka lari, alhamdulillah tidak ada tertimpa," katanya.

Ia menilai, kejadian tersebut diduga disebabkan adanya kebocoran di bagian atas plafon yang menyebabkan air mengendap di GRS. Ditambah lagi beban empat lampu yang berat sehingga diduga besi penahan plafon tidak kuat dan akhirnya roboh seketika.

"Besi penahannya menggunakan baja ringan, mungkin seharusnya besi penahannya lebih besar. Kita juga tidak menyangka kejadian ini," terangnya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada para jamaah untuk tidak khawatir dan selalu waspada serta tetap menjalankan ibadah sebagaimana mestinya. Insiden ini tidak sampai menganggu aktivitas ibadah lantaran Masjid Agung Al-Ikhlas memiliki banyak pintu masuk bagi jamaah. (teo)