Terdakwa Kasus DAK Disdik Ketapang Dituntut 1,6 Tahun Penjara

Ketapang

Editor Andrie P Putra Dibaca : 1423

Terdakwa Kasus DAK Disdik Ketapang Dituntut 1,6 Tahun Penjara
Terdakwa Sonlie ketika dieksekusi beberapa waktu lalu. (dok. Suara Pemred)
KETAPANG, SP - Terdakwa perkara dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan (Disdik) Ketapang tahun 2011 pada item pekerjaan penambahan ruang kelas pada 97 Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Ketapang, Sonlie menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pontianak, Jumat (18/5). 

Pada sidang tersebut terdakwa dituntut 1 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp100 juta subsider 4 bulan kurungan penjara.

Kuasa hukum terdakwa, Dewa M Satria membenarkan hal ini.

Dalam tuntutan tersebut terdakwa dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan subsidarir melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001.

"Terhadap tuntutan itu kami akan mengajukan pembelaan yang diagendakan pada sidang selanjutnya yakni 22 Mei mendatang," terangnya, Minggu (20/5).

Pembelaan yang akan disampaikan pihaknya pada sidang lanjutan diantaranya mengenai keberatan-keberatan atas tuntutas JPU.

Serta pembuktian keterlibatan pejabat lainnya dalam kasus tersebut seperti Pejabat Pengguna Anggaran dan lainnya dalam hal penyebab kerugian negara dalam perkara ini. 

Selain itu, pihaknya juga sudah mengirimkan kepada pihak-pihak terkait dan meminta pejabat-pejabat yang diduga terlibat agar dapat diperiksa dan dijadikan tersangka.

"Kami berharap majelis hakim bisa mempertimbangkan pembelaan yang akan kami sampaikan dan memutuskan perkara ini seadil-adilnya dan seringannya," harapnya. (teo)