PSP-PEDAS Kecam Pelaku Peracun Ikan di Aliran Sungai Pawan

Ketapang

Editor Indra W Dibaca : 733

PSP-PEDAS Kecam Pelaku Peracun Ikan di Aliran Sungai Pawan
Udang yang mati karena diracun. (teo)
KETAPANG, SP - Pemancing Sungai Pawan dan Pemerhati Daerah Aliran Sungai (PSP-PEDAS) Ketapang mengecam aksi oknum warga yang tidak bertanggungjawab yang meracuni Sungai Pawan untuk menangkap ikan di sekitar Jembatan Pawan II, Minggu (17/6). Kejadian tersebut sempat direkam oleh warga dan dibagikan di media sosial Facebook.

Ketua PSP-PEDAS Ketapang, Hery Susanto membenarkan adanya kejadian meracuni aliran sungai pawan tepatnya di selitar Jembatan Pawan II. Namun ia mengaku tidak mengetahui siapa oknum warga yang tega meracuni sungai hanya untuk menangkap ikan tersebut.

"Kami dari pemerhati aliran sungai mengecam aksi meracuni sungai. Itu bukan cara beradap untuk menangkap ikan atau sejenisnya," ungkapnya, Senin (18/6).

Ia melanjutkan, aksi meracuni Sungai Pawan bukan hanya baru kali ini terjadi namun sudah beberapa kali terjadi khususnya di aliran Sungai Pawan di wilayah perkotaan Ketapang. Menurutnya aksi tersebut berdampak buruk bagi ekosistem sungai.

"Tak hanya merusak ekosistem sungai yang ada. Di video jelas akibat dari racun itu benih-benih udang bahkan induknya mati. Padahal anak udang merupakan makanan ikan, ketika mereka mati maka berdampak pada perkembangan ikan yang bukan tidak mungkin lambat laun akan terus berkurang akibat racun," tegasnya.

Ia menambahkan, dampak lainnya mengenai kekhawatiran masyarakat yang menggunakan air sungai pawan untuk aktivitas sehari-hari bahkan termasuk pelanggan PDAM yang mana sumber air PDAM berasal dari air Sungai Pawan. (teo)