Warga Pertanyakan Legalitas Keberadaan Dermaga di Bawah Jembatan Pawan 2

Ketapang

Editor Indra W Dibaca : 612

Warga Pertanyakan Legalitas Keberadaan Dermaga di Bawah Jembatan Pawan 2
Suasana aktivitas bongkar muat di dermaga di bawah Jembatan Pawan 2. (SP/Teo)
KETAPANG, SP - Ujang (37), warga Kecamatan Muara Pawan mempertanyakan keberadaan pelabuhan atau dermaga yang berada di Desa Sei Awan Kanan, tak jauh dari Jembatan Pawan 2. 

Ia menilai keberadaan dermaga yang tepat berada di tikungan aliran sungai tersebut dinilai mengganggu jarak pandang dan membahayakan aktivitas kapal-kapal masyarakat yang hendak melintas.

"Dulu pembangunannya terhenti dan aktivitas berhenti, tapi sekarang pembangunannya lanjut dan aktivitas bongkar muatnya aktif. Hanya saja kita tidak tahu apakah pelabuhan resmi dan ada izinnya atau tidak," katanya Jumat (22/6).

Ia melanjutkan, keberadaan dermaga tersebut jelas menganggu dan membahayakan kapal-kapal yang melintas di aliran sungai tersebut karena menghalangi jarak pandang nahkoda kapal.

"Apalagi ketika ada aktivitas bongkar muat yang hampir semua kapalnya adalah kapal besar sehingga jarak pandang menjadi terganggu, kita khawatir ketika melintasi tikungan sungai karena tidak kelihatan akibat aktivitas pelabuhan kita menabrak kapal lain," akunya.

Untuk itu, ia meminta pihak terkait untuk melakukan pengecekan terhadap perizinan pelabuhan tersebut untuk memastikan apakah pelabuhan atau dermaga memiliki izin dan sudah sesuai standar aturan yang berlaku.

"Kalau tidak ada izin harus disanksi tegas, namun jika ada izinnya juga harus diimbau jangan aktivitasnya malah membahayakan kapal-kapal lain yang ingin melintas," tegasnya. (teo)