Pemkab Ketapang Gelar Manasik Haji

Ketapang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 72

Pemkab Ketapang Gelar Manasik Haji
Ilustrasi. (Net)
KETAPANG, SP - Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan pengetahuan Jamaah Calon Haji (CJH) Kabupaten Ketapang musim haji 1439 H / 2018 H, tentang ibadah haji yang baik dan benar menuju Haji Mabrur Mabrurah, pemerintah Kabupaten Ketapang bekerjasama dengan Kementerian Agama dan IPHI setempat menggelar Pelatihan Manasik Haji.

Bupati Ketapang, Martin Rantan dalam sambutannya yang disampaikan Fadlin, Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan Hukum dan Politik dalam pembukaan Manasik Haji, Senin (16/7), mengatakan, Pemerintah Kabupaten Ketapang merasa penting dan sangat perlu melaksanakan Manasik atau pembekalan tata cara berhaji yang baik dan benar menuju mabrur mabrurah. Terlebih Ibadah haji ini memiliki kekhususan tersendiri, yang diwajibkan sekali seumur hidup.

"Oleh karenanya, diperlukan pemahaman dalam manasik dan persiapan fisik non fisik yang matang. Yang tidak hanya dari segi kemampuan keuangan saja, tetapi ketahanan fisik dan mental yang prima sangat diperlukan juga  sangat diperlukan," harap Fadlin.  

Dikatakannya, JCH juga hendaknya selalu menjaga kesehatan, sebab ibadah haji merupakan ibadah fisik yang memerlukan ketahanan prima. Terlebih suhu di Mekkah Arab Saudi mencapai 52 derajat celsius. 

Oleh karenanya, mulai dari keberangkatan di Ketapang hingga ke Tanah suci, jemaah harus selalu mentaati aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan pihak terkait. Terutama dalam upaya menjaga kebersamaan dan keutuhan, serta nama baik JCH asal Kabupaten Ketapang. 

Akhirnya, mantan Sekwan DPRD Kabupaten ini berharap, agar JCH dalam  mengikuti manasik haji dengan sungguh-sungguh dan selalu bertanya ke narasumber maupun panitia bila kurang faham. Kepada panitia dan narasumber, hendaknya dalam menyampaikan materi manasik haji dengan sebaik-baiknya, mudah dicerna dan dipahami sehingga JCH Ketapang benar-benar dapat menyerap materi yang disampaikan. 

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Ketapang Gusti Indra Kusuma, Manasik Haji ini berlangsung selama empat hari dimulai dari 16-19 Juli 2018, bertempat di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang. 

Narasumber berasal dari Jajaran Pemkab Ketapang yang terkait, seperti dari Bagian Kesra Setda dan Dinas Kesehatan. Juga dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang, serta dari Pengurus IPHI dan KBIH setempat maupun dari Kepolisian.

Materi yang disampaikan selama Manasik Haji antara lain, kebijakan pemerintah tentang penyelenggaraan haji. Masalah Hilafiah, tata cara berthawaf, Sa’i dan Tahalul serta praktiknya. Disamping itu juga materi tentang tata cara ziarah dan akhlakul karimah, tentang embarkasi pemberangkatan dan pemulangan JCH, pun disampaikan dalam materi.  

Demikian juga disampaikan materi pemeriksaan kesehatan, vaksinasi maningitis dan anti influenza, materi tentang keamanan pemberangkatan dan pemulangan JCH. 

Dijadwalkan keberangkatan JCH asal Kabupaten Ketapang tanggal 29 Juli 2018, setelah dilepas secara resminya oleh Bupati Ketapang tanggal 28 Juli 2018 menuju Pontianak. Dari Pontianak Batam tanggal 30 Juli 2018, serta Batam ke Jeddah Arab Saudi tanggal 31 Juli 2018, embarkasi 12 menggunakan pesawat udara Saudi Arabia Air Lines. (teo/PK)